-->

Iklan

Tim Gabungan BKSDA Buru Harimau Pemangsa Ternak Warga Di Bahorok

Senin, 11 Januari 2021, 19.50.00 WIB Last Updated 2021-01-11T12:50:46Z

 Langkat - Metrolangkat-binjai.com


Sejauh ini, tim gabungan dari BKSDA Sumut, dibantu KPH Resort Langkat dan TNGL, masih terus memburu guna menangkap Harimau Sumatera, dengan memasang jebakan disekitaran lokasi Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 


Sayangnya, belum lagi ada hasil dari perburuan untuk menangkap hewan belang ini yang sebelumnya memangsa ternak (Lembu) milik masyarakat, hewan buas yang dilindungi ini kembali mengganas dan memangsa 5 ekor Lembu lainnya milik warga di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Senin (11/1) Pagi.


Menurut Kapolsek Bahorok, AKP P Hutagaol, kelima ekor Lembu yang dijadikan mangsa yakni milik Ucok Perangin angin (53) warga Simpang Sukamaju, Kelurahan Pekan Bahorok. Sapi itu dipeliharakan kepada Sadikin (46) warga Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.


"Ya benar. Hari ini 5 ekor sapi (Lembu-red) jadi mangsa," ucap AKP P Hutagaol. 


Menurutnya, serangan hewan buas yang banyak ditemui dalam kawasan hutan TNGL ini, pertama kali ditemukan oleh Sadikin sekitar pukul 07.00 Wib. Ketika itu, dia berangkat dari rumahnya berjarak sekira 500 meter, menuju kebun kelapa sawit milik Almarhum Mahyuddin, di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jonjong, tempat 11 ekor sapi yang digembalanya.


Untuk saat ini, sebut AKP P Hutagaol, Petugas gabungan sudah meluncur ke TKP guna mengamankan lokasi.


"Kami dari kepolisian sudah koordinasi dengan pihak terkait. Dari pihak Dinas Balai Besar TNGL Wilayah V dan WCS, menyarankan pada warga untuk membuat kandang dengan arahan dari WCS untuk cara pembuatannya," ucapnya.


Lebih lanjut dikatakan AKP P Hutagaol, BKSDA dan Dinas Balai Besar TNGL Wil V Bukit Lawang, juga merencanakan untuk membuat atau memasang perangkap Harimau seperti yang telah dilakukan di Dusun Selayang, Desa Lau Damak.


Diketahui, dalam kurun waktu sebulan ini, tepatnya tanggal 25 Desember 2020, tanggal 6 Januari dan tanggal 8 Januari hingga kini tanggal 11 Januari 2021, sudah empat kali Harimau Sumatera masuk ke perkampungan warga dan memangsa hewan Lembu. 


Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah dari pihak terkait guna mencari solusinya. Sebab, pemukiman warga dengan kawasan hutan TNGL memang berdampingan. 


Banyak versi yang membuat Harimua keluar hutan dan mencari makan. Versi lainnya menyebutkan kalau Harimau keluar hutan dikarenakan rusaknya habitat atau kawasan hutan, sehingga sulitnya mencari makan dan harus keluar hutan. (tra) 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+