Iklan

Minggu, 07 Februari 2021, 07.59.00 WIB
Last Updated 2021-02-07T00:59:00Z
Berita Hari Ini

Dapur Penyulingan Minyak Ilegal di Besitang Terbakar

Berita Viral
Dapur pengolahan minyak ilegal terlihat menyala.

Besitang-Metrolangkat-binjai.com

Dapur penyulingan minyak mentah (kondensat) ilegal milik Sunar (19) di Lingkungan I Kampung Lalang, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat terbakar, Sabtu (6/2) sekira jam 20.00 WIB. Warga yang mengalami luka bakar dikabarkan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.


Abdul (31), salah seorang warga Besitang yang tak jauh dari lokasi kebakaran itu mengatakan, ada beberapa kali terdengar suara mobil pemadam kebakaran hilir mudik di sekitar penyulingan minyak mentah ilegal yang tak jauh dari pabrik getah PT Polykencana Raya itu. "Tadi ada terdengar suara mobil pemadam kebakaran, rupanya ada dapur minyak yang terbakar," bebernya, Sabtu (6/2) sekira jam 23.00 WIB


Dapur minyak itu, kata Abdul, disebut-sebut dikelola oleh warga sekitar dengan alat seadanya. "Dapur itu infonya milik anak si Pon dan sudah berjalan 5 bulan. Tadi ada dua orang yang dilarikan ke Puskesmas Besitang dan belum diketahui bagaimana nasibnya," pungkas Abdul


Kapolsek Besitang AKP Armansyah Harahap membenarkan kebakaran dapur penyulingan minyak ilegal di wilayah hukumnya itu. "Kejadiannya sekira jam 20.00 WIB tadi, dan sekarang api sudah dipadamkan. Kami masih lidik di lapangan," ungkapnya.


Saat disinggung tentang korban dan kerugian materil terkait peristiwa naas itu, AKP Armansyah belum dapat memastikannya. "Tadi korbannya dah dibawa ke Puskesmas Besitang, cuma belum tau kita kondisinya sekarang. Kalau penyebab dan kerugian materilnya belum bisa kita pastikan," pungkasnya.


Tak hanya dapur milik Sunar, sebuah rumah milik Edi Candra (35) yang berjarak 40 meter dari dapur itu juga terkena imbasnya. "Mungkin terkena genangan minyak, makanya rumah Edi Candra ikut terbakar," ketus warga sembari meminta namanya tidak diberitakan.


Diketahui, tak hanya Sunar, di lingkungan itu juga terdapat dapur penyulingan minyak mentah ilegal milik Wagimin yang sudah sejak lama beraktivitas sebelum dapur penyulingan minyak milik Sunar berdiri. Sejak kejadian ini, warga mulai resah dan meminta agar tak ada lagi aktifitas penyulingan minyak disana. (Tim)