-->

Iklan

Gubsu Perintahkan Tutup Semua Galian C Ilegal Di Alur Sei Wampu

Minggu, 14 Februari 2021, 11.58.00 WIB Last Updated 2021-02-14T06:36:42Z

 

Gubernur Sumut Edi Rahmayadi saat meninjau galian C disepanjang aliran sungai. 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Adanya perintah Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk menutup seluruh Galian C ilegal di seluruh alur Sei Wampu, harus dapat ditindaklanjuti aparat Kepolisian Polres Langkat dengan dibantu Kodim 0203/LKT.


Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) H Zainuddin Purba SH, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (14/2) Pagi, dikediamannya, Jalan Sei Bangkatan, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan.


"Saya menyampaikan terima kasih dan me-apresiasi Bapak Gubernur atas peninjauan langsung ke lokasi galian C yang berada di alur Sei Wampu, Kecamatan Bahorok," ungkapnya, seraya mengajak rekan rekan dari aparat penegak hukum, untuk mempunyai rasa malu sedikit saja. 

Sebab, saat ini truk truk besar dengan seenaknya lalu lalang mengangkut bahan galian C yang melebihi tonase terus dibiarkan.



Menurutnya, jalan yang selama ini mengalami kerusakan, merupakan jalan menuju daerah wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok.


"Tamu kita banyak dari Mancanegara. Hampir dari seluruh dunia melihat jalan ini tidak pernah bagus. Bahkan sudah 20 tahunan jalan ini tidak pernah mulus ( dari Binjai menuju Bukit Lawang-red)

. Artinya, bukan jalannya yang tidak dibangun, namun dalam hal ini adalah menjaga pembangunannya tidak ada yang peduli," urai Politikus dari Partai Golkar ini.


Sebagai Wakil Rakyat yang duduk di DPRD Sumut, Pria yang akrab dipanggil dengan sebutan "Pak Uda" ini, berharap agar masyarakat kecil jangan dibenturkan kepada Pengusaha. 

"Pastinya masyarakat yang menjadi korban, karena mereka tidak mempunyai apa apa," ujar Pak Uda.


Mengapa masyarakat yang menjadi korban, lanjut Pak Uda, karena masyarakat tidak akan berani berteriak kepada para pengusaha dan akan terus menindasnya.


"Jadi sebelum hal itu terjadi, aparat dan Instansi terkait harus peka menindaknya," harapnya.


Pun begitu, Pak Uda merasa tetap pesimis terkait penutupan galian C ilegal tersebut dapat dilaksanakan sesuai perintah Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi. 

"Mari kita tunggu bersama sama, apakah mereka (Pengusaha-red) mematuhi anjuran Gubsu," ujarnya, sembari menutup pembicaraan. (*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+