Iklan

Sabtu, 13 Februari 2021, 07.25.00 WIB
Last Updated 2021-02-13T00:25:47Z
Berita Hari Ini

Petani Jamur Tiram Ditemukan Gantung Diri

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Entah apa yang ada didalam pikiran seorang Petani yang bernama Nurmansyah (30) warga Jalan Sei Bangkatan, Gang Potong Ayam, Lingkungan II Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, hingga ia harus meakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (12/2) Sore, sekira Pukul 16.00 Wib.


Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat korban sebagaimana biasanya setiap hari pergi ke ladang yang merupakan tempat usaha menanam Jamur Tiram yang berada sekitar 20 Meter dari tempat tinggalnya.


Namun, pada saat abang kandungnya yang bernama Wardi (saksi) pergi ke ladang tempat korban menanam Jamur Tiram tersebut, ia terkejut karena melihat korban sudah gantung diri di sebuah gubuk yang berada di lokasi dengan cara mengikat lehernya dengan menggunakan tali kawat.


Ditemukannya korban yang meakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tersebut dibenarkan oleh Kasubbaghumas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting. Menurutnya, korban ditemukan oleh abang kandungnya dalam sebuah gubuk yang berada di ladangnya.


"Benar, korban gantung diri dengan cara mengikat lehernya dengan kawat, lalu menggantungkan dirinya di tiang gubuk tersebut," ungkap AKP Siswanto Ginting, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (12/2) malam.


Melihat korban ditemukan dalam keadaan gantung diri, lanjut Siswanto Ginting, akhirnya Wardi bersama dengan keluarga lainnya, berinisiatif menurunkannya dan membawa korban ke Rumah Sakit Raskita yang berada di Kelurahan Tanah Seribu.


"Namun pada saat dibawa ke Rumah Sakit, nyawa korban sudah tidak dapat di selamatkan lagi," urainya.


Petugas Kepolisian dari Polsek Binjai Selatan, Polres Binjai, yang datang ke lokasi kejadian, akhirnya melakukan penyelidikan dan mengambil tali yang digunakan korban untuk gantung diri tersebut.


Tidak hanya itu, Petugas Kepolisian juga berkordinasi dengan keluarga korban. Akhirnya, pihak keluarga juga tidak bersedia kalau korban di Outopsi dan bersedia membuat surat  pernyatan.


"Keluarga korban bersedia untuk membuat surat pernyataan yang diwakili oleh Ayah kandung korban, utntuk tidak dilakukan Outopsi dan melakukan penyelidikan penyebab korban gantung diri serta menyerahkan korban kepada keluarganya," ujarnya. (tra)