-->

Iklan

SAPMA PP Kabupaten Langkat Kecam Aksi Penganiayaan Mahasiswa

Selasa, 16 Februari 2021, 11.33.00 WIB Last Updated 2021-02-16T04:34:00Z

Pengurus SAPMA PP Kabupaten Langkat


Stabat-Metrolangkat-binjai.com


Ahmad Zulfahmi Fikri tiba-tiba dipukuli dua orang yang sama sekali tak dikenalinya (OTK). 


Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) itu ditendang dan dipukuli saat baru saja tiba di Cafe Lajor Kopi di Jalan Jendral Sudirman Stabat hingga terjatuh ke tanah, Senin (15/2) sekira jam 13.00 WIB.


Aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum preman itu pun mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Langkat, khususnya Kota Stabat dan sekitarnya. Berbaga komentar dan dukungan pun mengalir. Masyarakat mendesak agar penegak hukum bisa menuntaskan kasus itu.


Menyikapi aksi premanisme itu, Sekretaris Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Langkat Bobby Purwadi angkat bicara. 

Kecaman keras kepada pelaku penganiayaan itu dilontarkannya saat Bobby dan rekannya nongkrong di sebuah cafe di Kota Stabat, Selasa (16/2) pagi.


"SAPMA PP Kabupaten Langkat sangat mengecam keras aksi kriminal di Negeri Bertuah ini, yaitu penganiayaan terhadap Mahasiswa Langkat. 


Kami meminta agar aparat penegak hukum segera mengusut peristiwa tersebut," kata Bobby.


Bobby dan rekan-rekannya sangat menyayangkan kejadian yang dialami oleh warga Ahmad Zulfahmi Fikri itu. 


Dirinya juga mengajak pemuda di Kabupaten Langkat untuk selalu menjaga solidaritas demi terwujudnya kondusifitas di tengah masyarakat.


"Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah diprovokasi, yakni dengan selalu menjaga solidaritas antar pemuda, khususnya di Kabupaten Langkat ini


. Kita percayakan saja penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Semoga kasus ini bisa segera terungkap," pungkasnya. (Ahmad)




Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+