-->

Iklan

Zainuddin Purba Berjanji Dan Perjuangkan Harapan Warga Stungkit

Kamis, 25 Februari 2021, 22.00.00 WIB Last Updated 2021-02-25T15:00:23Z

Anggota DPRD Su Zainuddin Purba reses ke Desa Stungkit Kecamatan Wampu.


Langkat - Metrolangkat-binjai.com


Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, merupakan tujuan selanjutnya anggota DPRD Sumut dari fraksi Golkar, H Zainuddin Purba SH, dalam melaksanakan Reses ll Tahun Sidang ll 2020-2021, Kamis (25/2) Sore.


Perjalanan menuju Desa Stungkit, dengan melewati jalan bebatuan dan berliku, serta menyeberangi Sungai dengan menaiki Perahu Penyebarangan (warga sekitar menyebutnya dengan sebutan Getek) akhirnya terbayar setelah ratusan Konstituennya kedatangan Politisi dari Partai Golkar ini beserta rombongan.


Kedatangan H Zainuddin Purba SH, ke Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat ini semakin lengkap dengan adanya sambutan berupa tarian adat yang dibawakan oleh anak anak putri setempat.


Diawali dengan doa bersama, kegiatan Reses ll Tahun Sidang ll 2020-2021 anggota DPRD Provinsi Sumatera ini, dilanjutkan dengan sambutan dari salah seorang tenaga pendidik yang mewakili Yayasan Dewantara, Sumarhalin.


"Ini merupakan penghormatan bagi kami. Jujur pak, saya pribadi seperti disambar petir, karena saya belum yakin kalau beliau (Zainuddin Purba-red) akan berkunjung ke Desa Stungkit, guna menyerap aspirasi masyarakat," ungkapnya.


Selama ini menurut Sumarhalin, dirinya mengaku hanya mengetahui H Zainuddin Purba, melalui foto serta kegiatan sosial yang kerap membantu masyarakat.


"Pada kesempatan ini, saya mewakili Yayasan Dewantara, mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Saya mewakili Yayasan Dewantara, berharap kepada bapak untuk dapat menampung aspirasi kami, salah satunya yaitu merehab ruangan Sekolah," pinta Sumarhalin.


Ucapan terima kasih atas kehadiran H Zainuddin Purba, juga disampaikan oleh Muhammad Rifana, mewakili perangkat Desa Stungkit.


"Atasnama masyarakat Desa Stungkit, kita belum bisa membalas kebaikan kebaikan Pak Uda (panggilan akrab Zainuddin Purba-red). 


Sebab, walau tidak maksimal kita memberikan suaranya, namun beliau ternyata ingat dengan kita," beber Muhammad Rifana.


Pada kesempatan itu, Muhammad Rifana juga menyampaikan keluhan masyarakat Desa Stungkit. "Mewakili masyarakat, kami berharap kepada Wakil Rakyat kita agar tanggul kita bisa di perbaiki. 

Sebelumnya tanggul itu nyaris hampir jebol. Namun dengan dana swadaya dari masyarakat, kami bergotong royong memperbaikinya," urainya.


Untuk itu, lanjut Muhammad Rifana, dirinya berharap agar H Zainuddin Purba, dapat menampung aspirasi dan keluhan masyarakat, yang nantinya dapat dirampung dan di Paripurnakan di DPRD Sumut, selanjutnya dibawa ke Gubernur Sumatera Utara.


"Sekali lagi kami sangat sangat berharap agar keluhan masyarakat Desa Stungkit, dapat bapak perjuangkan nantinya," ujar Muhammad Rifana, seraya diaminkan oleh ratusan hadirin yang tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan.


Ditempat yang sama, H Zainuddin Purba, dalam sambutannya berjanji akan memperjuangkan keluhan masyarakat, khususnya warga Desa Stungkit, Kecamatan Wampu.


"Memang yang diutamakan adalah Musrenbang. Namun kalau hal tersebut kami anggap prioritas dan membahayakan masyarakat, siapapun disana kami siap menentangnya," ucap Pak Uda dengan nada tegas.


Lebih lanjut dikatakan Pria yang juga dipercaya menjadi Sekretaris fraksi Golkar di DPRD Sumatera Utara ini, anggaran untuk melakukan Sheet Pile (tiang panjang) memang anggarannya terlalu besar. Pun begitu, ia tidak menginginkan pengerjaan tersebut dilakukan apabila sudah ada korban jiwa.


"Hal tersebut pastinya bukan keinginan kita. Karena Desa Stungkit berbatasan langsung dengan Sungai Wampu. Bayangkan saja, kalau tanggul ini jebol, maka Desa Stungkit saya pastikan akan kebanjiran," kata Pak Uda.


Tidak adanya pembangunan fisik maupun non fisik pada dua tahun belakangan ini karena anggarannya banyak dialihkan ke penanganan Covid-19, juga menjadi hal yang disampaikan oleh H Zainuddin Purba.


Dalam Reses kali ini, Ka UPT Dinas Sumber Daya Air Wampu Besitang, Amril Boy ST, juga turut hadir untuk ikut mendengarkan keluhan masyarakat Desa Stungkit. Menurut pria berkacamata ini, anggaran untuk pemasangan Sheet Pile sudah diusulkan sejak tahun 2017. Namun karena merebaknya wabah Pandemi Covid-19 di negara kita, akhirnya anggaran tersebut di Recofusing untuk penanganan Coronavirus Disease 2019.


"Begitupun, apa yang menjadi keluhan masyarakat akan kita tampung dan akan kita sampaikan dan selanjutnya akan kita usulkan. Sebab, anggaran yang sebelumnya sudah dianggarkan, akhirnya dialihkan untuk penanganan Covid-19," beber Amril Boy.


Di penghujung kegiatan, sesi tanya jawab menjadi bagian selanjutnya. Dalam Reses ini, H Zainuddin Purba juga menyumbangkan beberapa unit Sound System yang diperuntukkan untuk ibu ibu pengajian di Desa Stungkit.


Turut hadir dalam Reses ini, MUI Kecamatan Wampu, BKPRMI, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. (Tra)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+