Iklan

Senin, 01 Maret 2021, 18.16.00 WIB
Last Updated 2021-03-01T11:16:34Z
Menuju Binjai-1

5 Warga Binjai Positif Covid-19 Dalam Sepekan

Berita Viral


 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Terkait adanya kabar simpang siur yang berkembang bahwa beberapa warga di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, khususnya warga di Sekitar Kampung Tanjung, yang terpapar Covid-19, akhirnya terjawab. 


Hal itu diketahui setelah Gugus Tugas Covid-19 Kota Binjai, membenarkan kabar tersebut.


Kebenaran itu terbukti saat awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr Sugianto.Sp.Og, melalui Kepala Bidang Pengendalian Pemberantasan Penyakit (P2P) dr HM Indra Tarigan M.KM, di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Ikan Hiu, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Senin (1/3).


Menurut dr Indra, berdasarkan data yang diterima oleh Dinas Kesehatan Kota Binjai, hingga 10 hari terakhir ini, setidaknya ada 5 orang yang Positif  terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kelurahan Pekan Binjai, tepatnya di daerah Kampung Tanjung.


"Berdasarkan data yang kami terima, ada 5 orang yang terpapar Covid. Yang pertama setelah kami cari informasi ternyata ada 1 orang. Sekitar seminggu kemudian, ditemukan lagi 4 orang yang tinggal dalam satu rumah," ungkap dr Indra Tarigan.


Setelah diketahui mereka terpapar Covid, lanjut dr Indra, pihaknya kemudian melakukan Tracing (pelacakan). Hal itu bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana yang sudah tertular oleh korban, atau yang menularkan ke korban.


"Sejauh ini, Petugas Kesehatan baru menemukan 5 orang yang terpapar Covid dan  menunjukkan hasil PCR (Polymerase Chain Reaction). 

Smelapor jika masih ada yang terpapar. Artinya, betul tidaknya korban terpapar, bisa dilakukan dengan cara PCR. 


Jika ada yang terpapar, itu merupakan dasar kami untuk mengembangkan sejauh mana yang sudah tertular oleh korban, atau orang yang menularkan ke korban," urai dr Indra, seraya mengatakan, PCR digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik Virus Corona.


Lebih lanjut dikatakan dr Indra Tarigan, setelah diketahui adanya yang terpapar Covid-19, akhirnya pihaknya meminta kepada 5 orang tersebut, untuk melakukan isolasi selama 14 hari.


"Selain meminta untuk melakukan isolasi selama 14 hari, kami juga selanjutnya melakukan penyemprotan Disinfektan ke lokasi tersebut," bebernya, sembari mengatakan, adapun 4 dari 5 orang yang terpapar Covid di Kampung Tanjung merupakan warga yang tinggal dalam satu rumah dan termasuk dalam kategori Klaster Keluarga.


Pun begitu, dr Indra menegaskan jika ia tidak bisa menyalahkan masyarakat atau pihaknya sendiri. Sebab, kalaupun ada masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri, artinya data tidak masuk ke Dinas Kesehatan.


Menurut dr Indra, berdasarkan intruksi Mendagri, ada 7 Provinsi yang sudah melakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Salah satunya adalah Sumatera Utara. Tujuannya adalah membentuk Posko penanganan Covid-19 hingga tingkat Pemerintahan yang paling rendah.


"Di Sumatera Utara sudah berlaku hingga tanggal 28 Februari 2021. Namun saat ini belum diperpanjang," ujarnya.


Diketahui, berdasarkan pantauan awak media, pada hari Jumat (19/2) lalu, sekira Pukul 14.16 Wib, sebanyak 2 warga Kampung Tanjung, tepatnya di Jalan Ade Irma Suryani, dijemput oleh Mobil Ambulance milik salah satu Rumah Sakit Swasta yang ada di Kota Binjai. 


Tidak hanya itu, saat menjemput, terlihat Supir Ambulance bersama rekannya, mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Hal itu perlu dilakukan guna mengendalikan dan mencegah infeksi Virus, sehingga penting digunakan oleh orang yang sering bertemu Pasien. (Tra)