Iklan

Selasa, 02 Maret 2021, 14.42.00 WIB
Last Updated 2021-03-02T07:42:14Z
Berita Hari Ini

Anggota DPRD Langkat Sidak ke Buluh Telang, Ini Temuannya

Berita Viral


Padang Tualang-Metrolangkat.com


Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Langkat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dusun Jati Tunggal, Desa Buluh Telang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, terkait informasi adanya kuari galian C yang tak berizin alias ilegal, yang materialnya digunakan untuk proyek Tol Trans Sumatera Binjai - Langsa, Senin (1/3) siang.


Saat tiba di kuari yang disebut-sebut milik PT AP3, para wakil rakyat itu langsung memanggil penanggung jawab lapangan dan memerintahkan untuk menghentikan aktifitas galian C disana. "Berhenti semua!!! Jangan ada yang kerja, sebelum jelas izinnya," tegas penyambung lidah rakyat itu.


Saat diinterogasi, seorang penanggung jawab bermama Ahong mengaku bahwa kuari tersebut belum memiliki izin alias ilegal. "Aku gak tau. Aku cuma pekerja di sini. Tapi izinnya memang belum ada, karena masih dalam pengurusan," ungkap Ahong.


Setiap harinya, kata Ahong, armada yang beroperasi di kuari itu rata-rata mencapai 80 dump truk. Keterangan Ahong itu berselisih jauh dengan jumlah armada yang disebutkan narasumber lain, yakni armadanya mencapai 150 dump truk.



Ironisnya, karena kuari tersebut tak berizin, bisa dipastikan tak ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat diserap dari aktifitas galian ilegal itu. Anehnya lagi, meskipun sudah berjalan dua bulan, pihak terkait terkesan tutup mata dengan kegiatan yang sudah jelas melanggar hukum itu.


Setelah menghentikan aktifitas galian C itu, para anggota dewan kemudian memanggil Camat Padang Tualang, kades setempat dan Kapolsek Padang Tualang. Kepada ketiganya, wakil rakyat itu meminta agar aktifitas galian C disana diawasi dengan ketat. "Sebelum ada izin, galian C jangan dibiarkan bekerja," tegas wakil rakyat.


"Kita harus tegas,  karena ini menyangkut hukum dan keadilan.  Masak kuari yang tidak memiliki izin seperti ini dibiarkan beroperasi, " ujar Zulihartono, Sucipto, Syamsul Rizal,  Safii dan Ismet Barus dengan kompak.


Usai meninjau lapangan, para wakil rakyat itu menyambangi Humas Kantor PT HKI Zona 1 Binjai - Stabat Arya P, untuk melaporkan hasil temuan mereka. Disana, anggota dewan meminta PT HKI agar tidak menerima material dari perusahaan yang tidak memiliki izin kuari galian C.


     Seusai meninjau langsung ke lapangan,  para anggota dewan itu pun bergerak ke kantor PT.  HKI, tepatnya ke kantor PT. HKI Zona 1 Binjai-Stabat guna melaporkan hasil temuan mereka. Kepada humasnya, Arya P,  mereka pun meminta PT HKI agar tidak menerima material dari perusahaan yang tidak memiliki izin. (Ahmad/Zar)



Teks foto: Anggota DPRD Langkat saat sidak ke lokasi Galian C Ilegal