Iklan

Jumat, 05 Maret 2021, 19.40.00 WIB
Last Updated 2021-03-05T13:19:07Z
Berita Hari Ini

Buntut Sidak Anggota Dewan : Romelta Ginting : Tutup Galian C Ilegal AP3 Di Langkat.

Berita Viral


Langkat-Metrolangkat.com


Sidak anggota DPRD Langkat beberapa waktu lalu di tambang galian C ilegal yang diduga milik PT AP3 yang terletak di Dusun Jati Tunggal, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Membuat Romelta Ginting SE selaku ketua fraksi PDIP DPRD Langkat angkat bicara. 


Kepada awak media pada Jum'at (5/3) sekira Jam 16.30 WIB Romelta mengatakan, bahwa sidak yang dilakukan oleh rekan rekannya sesama anggota DPRD Kabupaten Langkat sudah sangat tepat. Mengingat fungsi pengawasan yang melekat pada diri masing-masing anggota dewan dan aduan masyarakat.

Lokasi galian C Ilegal yang minta di tutup


Dirinya juga mengatakan, ditambah lagi ditemukannya jalan yang rusak, tiang listrik yang nyaris rubuh dan beberapa rumah warga retak akibat dampak aktifitas truck yang melintas. 


"Yang kita ketahui sama-sama bahwa kuari itu ilegal alias tidak mempunyai ijin. Tentu saja hal itu sangat merugikan daerah, khususnya Kabupaten Langkat, karena tidak masuk ke PAD (Pendapatan Asli Daerah). Bagaimana Langkat bisa membangun jalan yang rusak nantinya?," Ungkap Romel, anggota dewan Partai PDI P dua periode ini.


Masih kata Romel, dalam hal ini ia menyayangkan seolah pihak kepolisian terkesan tutup mata dan terjadi pembiaran terhadap  aktivitas galian C ilegal yang marak di Kabupaten Langkat. 

Menurut informasi yang ia dapat, bahwa dalam pembangunan ruas jalan tol Binjai-Langsa yang melintasi Kabupaten Langkat


Hasil temuan lapangan ternyata titik galia C di Desa Buluh Telang sudah berjalan 2 bulan lamanya dan sebelumnya PT AP3 sudah mengambil material di Desa Kwala Pesilam kurang lebih 6 bulan lalu.


 "Bayangkan terang terangan-terangan truck besar dan alat berat mereka menggali disitu, namun tidak ada perhatian dan tindakan dari penegak hukum." Cetus Romel kecewa.


"Jika hal-hal yang merugikan kabupaten Langkat dan masyarakat terus dibiarkan bukan tidak mungkin DPRD bersama elemen masyarakat akan kembali bergerak untuk melakukan sidak-sidak ketempat galian C ilegal lainnya." Pungkas Romel.


Lanjut Romel, bahwa pada dasarnya kita semua mendukung program pembangunan nasional bapak Presiden Jokowi Dodo, namun kita tidak membiarkan mafia berkedok pengusaha melanggar hukum dan merusak fasilitas masyarakat dan merusak Kabupaten Langkat.


Terpisah, Kanit Tipiter Polres Langkat Ipda Herman Sinaga Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya. 


Mengenai tindakan yang akan dilakukannya selaku penegak hukum atas adanya aktivitas galian tanah timbun ilegal milik AP3, dirinya enggan berkomentar, walaupun pada saat itu WhatsAppnya sedang online, hingga berita ini diturunkan dirinya tidak menjawab. (Zar)


.