-->

Iklan

Bupati Asahan Sampaikan LKPJ Pertanggung Jawaban Anggaran 2020

Senin, 29 Maret 2021, 20.42.00 WIB Last Updated 2021-03-29T13:42:53Z


Asahan-Metrolangkat-binjai.com


Bupati Asahan H.Surya sampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Asahan tahun 2020. LKPJ tersebut disampaikan Bupati Surya dalam acara rapat paripurna bersama DPRD Asahan, Senin (29/3/2021) diruang  Rambate Rata Raya 


Selain mendengarkan LKPJ Bupati Asahan, anggota DPRD juga membentuk panitia khusus pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban(LKPJ) Bupati Asahan tahun anggaran 2020 dimaksud.


Rapat paripurna tersebut juga dihadiri oleh  Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, Sekda Asahan, para Asisten dan OPD Pemkab Asahan..


Rapat paripurna dibuka langsung Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Baharuddin sekaligus melakukan pembentukan panitia khusus untuk pembahasan LKPJ Bupati Asahan tahun anggaran 2020.


Bupati Asahan H. Surya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LKPJ Bupati Asahan tahun anggaran 2020 ini merupakan agenda pertanggungjawaban Bupati tahun kelima pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah(RPJMD) Kabupaten Asahan tahun 2016-2021.


LKPJ sesuai amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah Republik Indonesia 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.


“Dalam menjalankan kebijakan pembangunan pada tahun 2020 bangsa kita menghadapi berbagai cobaan yaitu dengan peristiwa pandemi covid-19 dan ini tentu mempengaruhi penanganan pembangunan hampir semua sektor.


Dimana capaian indikator makro tahun 2019 dan proyeksi capaian tahun 2020 seperti jumlah penduduk Kabupaten Asahan mengalami pertumbuhan sebesar 0,72%. Dari kondisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,64% dan tahun 2020 sebesar 0,21%.


Sementara itu angka Indeks Pembangunan Manusia(IPM) Kabupaten Asahan tahun 2019 sebesar 69,92% dan tahun 2020 lalu menjadi 70,29%. Angka IPM mengalami pertumbuhan 0,53%. Sedangkan untuk Angka kemiskinan Kabupaten Asahan mengalami penurunan dari 9,68% tahun 2019 menjadi 9,04% pada tahun 2020,” jelas Bupati.


Masih dijelaskan Bupati bahwa untuk capaian indikator kinerja pembangunan sesuai dengan 4 pilar pembangunan Kabupaten Asahan pada tahun 2020 juga mengalami penurunan yang signifikan akibat wabah pandemi covid-19


Penurunan itu terjadi pada bidang infrastruktur yaitu arah kebijakan pembangunan pada tahun 2020 dalam RPJMD ditargetkan dalam kondisi baik 30%. Namun target yang telah direncanakan pada dokumen RPJM  hanya tercapai sebesar 28,44%.


Hal itu dikarenakan terjadinya refocusing anggaran pada tahun 2020 untuk biaya percepatan penanganan pandemi Covid-19.


Sedang dari  segi pendidikan, secara umum capaian indikator kinerja bidang pendidikan pada tahun 2020 dikategorikan baik. Hal ini dilihat dari nilai angka partisipasi kasar, angka partisipasi murni, rata-rata lama sekolah, angka melek huruf, dan persentase guru memenuhi kualifikasi S1/D4 dengan realisasi capaian kinerja diatas 90%. 


Untuk bidang kesehatan, pada tahun 2020 jumlah kasus kematian bayi sebanyak 9 kasus per 1000 kelahiran angka ini menunjukkan penurunan kasus jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 24 kasus per 1000 kelahiran.


Untuk bidang pertanian, produksi padi pada tahun 2020 menurun sebesar 33.724,18 ton disebabkan terbatasnya sarana prasarana produksi serta terjadinya bencana alam berupa banjir di beberapa wilayah pertanian pada bulan Juni sampai Desember 2020 di beberapa Kecamatan.


Sementara hasil produksi bidang perkebunan pada tahun 2020 untuk komoditas yang selama ini menjadi unggulan masyarakat Asahan, yaitu kelapa sawit produksinya juga mengalami penurunan sebesar 36.103,50 ton disebabkan adanya replanting dan alih fungsi lahan terang Bupati dalam laporannya (Depram)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+