Iklan

Rabu, 03 Maret 2021, 18.26.00 WIB
Last Updated 2021-03-03T11:27:05Z
Metro Binjai

Calon Wakil Walikota Binjai 2015 Hembuskan Napas Terahir

Berita Viral

 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Kota Binjai kembali diselimuti kabar duka. Satu lagi Putra terbaik asal Kota Rambutan ini dikabarkan meninggal dunia. Beliau tidak lain, Drs H Muhammad Tulen MAP.


Bang Tulen sapaan akrab pria 60 tahun tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (3/3) pagi, sekira Pukul 04.50 Wib di rumahnya, Jalan H Agus Salim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara.


Almarhum meninggal dunia setelah lebih dari dua tahun menderita stroke dan sirosis hati. Dia meninggalkan seorang istri, dua putra, dan seorang putri.


Semasa hidup, Drs H Muhammad Tulen MAP dikenal sebagai seorang birokrat. Dia sempat menduduki beberapa jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.


Pria kelahiran Binjai, 13 Agustus 1961 ini, pernah pula tampil sebagai Calon Wakil Walikota Binjai pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015, mendampingi Calon Walikota Binjai saat itu, H Juliadi SPd MM.


Namun pasangan yang dikenal dengan jargon “JITU” tersebut gagal meraih suara terbanyak, setelah kalah dengan hanya selisih sekitar 700 suara dari pesaing terdekatnya pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai petahana, H Muhammad Idaham SH MSi dan H Timbas Tarigan SE.


Berdasarkan hasil penghitungan suara KPU Kota Binjai saat itu, pasangan H Muhammad Idaham SH MSI dan H Timbas Tarigan SE memperoleh 47.606 suara, pasangan H Juliadi SPd MM dan Drs H Muhammad Tulen MAP meraih 46.906 suara, serta pasangan H Saleh Bangun dan Dhani Setiawan Isma SSos dengan 29.946 suara.


Kini, kedua tokoh Kota Binjai tersebut telah pergi untuk selamanya. Baik H Juliadi SPd MM maupun Drs H Muhammad Tulen MAP sama-sama meninggal dunia di awal 2021.


Seperti diketahui sebelumnya, Almarhum H Juliadi SPd MM terlebih dahulu wafat pada 9 Februari 2021 lalu di RSU Bunda Thamrin, Kota Medan, setelah dinyatakan terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).


Dia meninggal dunia 16 hari jelang dilantik sebagai Walikota Binjai masa bakti 2021-2024, usai memenangkan Pilkada 2020 bersama pasangannya Drs H Amir Hamzah MAP. (Tra)