-->

Iklan

DP MUI Kota Binjai Dikukuhkan, HM Jamil Dipercaya Sebagai Ketua

Rabu, 31 Maret 2021, 18.34.00 WIB Last Updated 2021-03-31T11:34:47Z

 

DP MUI Kota Binjai yang dikukuhkan.


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ketua MUI Provinsi  Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak, mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kota Binjai, masa khidmat 2020-2025, Rabu( 31/3), di aula IPHI, jalan Olahraga, Kecamatan Binjai Timur.


Dihadapan para Pengurus DP MUI Kota Binjai, ia berharap agar lembaga independen yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendikiawan Islam ini, harus menjadi pelopor pembaharuan. 


Menurut Maratua, gerakan pembaharuan sangat penting guna perbaikan umat, sehingga diperlukan ulama dan umara bersama untuk membawa kebaikan dimuka bumi.


Menurut Maratua, ada tujuh peran Majelis Ulama Indonesia, yang pertama yaitu sebagai waris tugas Nabi. Kedua, MUI harus memberikan fatwa, baik Nasional maupun Lokal. Ketiga, pembimbimbing dan pelayan umat. 


"Yang ke-empat melaksanakan gerakan amar ma'ruf nahi mungkar. Kelima, sebagai Pelopor pembaharuan. Ke-enam Perbaikan umat. Sedangkan yang ketujuh yaitu, MUI harus mampu sebagai pengembang umat," ungkap Maratua Simanjuntak. 


Pun begitu, lanjut Maratua, dari beberapa peran penting itu, diperlukan kerjasama dengan Pemerintah setempat. "Apalagi Binjai  ingin diwujudkan sebagai kota agamis dan religi. Tentunya diperlukan kerjasama dan komitmen dengan ulama dan umara. Artinya harus sejalan," ucapnya.


Lebih lanjut dikatakan Maratua Simanjuntak, MUI yang  merupakan lembaga independen yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendikiawan Islam untuk membimbing, membina, dan mengayomi umat Islam di Indonesia, maka akan sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah.


"Pemko Binjai tentunya sudah dipastikan menaruh harapan besar kepada MUI untuk pembina keumatan. Untuk itu, MUI harus dapat menyatukan dan menjaga kerukunan serta mencerahkan umat agar tidak terprovokasi kepada berita hoax yang bisa memecah persatuan dan kesatuan," tegas Maratua Simanjuntak.


Sebagai Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak juga menegaskan, saat sekarang ini ada modus Umat Islam yang menjadi teroris serta adanya modus meminta minta dengan menggunakan kotak infaq.


"Tentunya hal ini perlu kewaspadaan. Untuk itu kepada para ulama saya berpesan, pada saat memberikan tausyah, hendaknya tidak membahas Dosa dan Pahala atau Surga dan Neraka, tetapi harus ada pembaharuan, misalnya membicarakan ekonomi umat dan kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengerti ekonomi Syariah dan kesehatan seperti Covid-19 yang hingga saat ini belum tuntas," beber Maratua.


Ditempat yang sama, Ketua MUI Kota Binjai, HM Jamil, dalam pidato pelantikannya mengatakan, ada 5 Poin penting sebagai Pengurus MUI Binjai. 


Adapun kelima poin yang dimaksud yaitu, Pertama, sebagai pengurus MUI punya amanah yang berat. Kedua adalah golongan yang menentukan baik dan buruknya umaro dan ulama. Ketiga, harus khiaul ummah, yaitu menunaikan amar ma'ruf nahi mungkar, terutama dalam bidang pemberantasan narkoba. Ke-empat, MUI Binjai harus mampu merealisasi program PTKU, yaitu Sekolah unggulan, Rumah Sakit Islam, Perguruan Tinggi dan Pusat ekonomi Islam. 


"Sedangkan yang kelima yaitu bertanggung jawab membangun Kota Binjai," urai HM Jamil.


Sementara itu, Plt Walikota Binjai, Drs H Amir Hamzah MAP, yang ikut menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Kota Binjai, masa khidmat 2020-2025, berharap semoga pemikiran dan konsep dari MUI Binjai, kedepannya dapat meningkatkan pembangunan di Kota Binjai.


"Terutama masalah ekonomi yang kini menjadi beban masyarakat semenjak Covid-19, serta di sektor kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengerti. 


Pada kesempatan itu, Plt Walikota Binjai juga menegaskan, Pemko Binjai siap bekerjasama dengan MUI Kota Binjai.


"Tujuannya adalah untuk membangun Binjai menjadi Kota religi," ujar Amir Hamzah.


Berikut susunan Kepengurus MUI Kota Binjai, masa khidmat 2020-2025 :


Ketua umum : HM Jamil Wakil Ketua Umum : Asyari Rasyid

Sekum : H Jafar Sidiq

Wakil : H Khairul Badri dan H Khudri Kamil

Bendahara : Prasojo

Wakil Bendahara : Syafrudin Musdar SH, serta ditambah beberapa Ketua Komisi. (*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+