-->

Iklan

Jembatan Limau Sundari Bakalan Direnovasi

Selasa, 16 Maret 2021, 19.26.00 WIB Last Updated 2021-03-16T12:26:22Z

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Jembatan Gantung (warga setempat menyebutnya Titi Gantung Limau Sunde) yang menghubungkan antara Kelurahan Pekan Binjai dengan Kelurahan Limau Sundai, menjadi alternatif bagi warga untuk menuju ke Pasar Tradisional terbesar di Kota Binjai, yaitu Pajak Tavip.


Perbaikan pun kerap dilakukan oleh warga sekitar maupun Pemerintah setempat. Sebab, selain lantai papan jembatan yang kerap hilang, beberapa waktu lalu, tepatnya Jumat (17/1/20) salah satu tali/kawat seling jembatan sempat terlepas dari ikatannya karena sudah termakan usia.


Hal ini tentunya membahayakan bagi pengguna jalan maupun warga yang kerap melintas di Jembatan tersebut dengan menaiki Sepeda Motor. 


Warga sekitar pun berharap agar Jembatan Gantung yang sudah berusia ratusan tahun ini, diperbaiki secara Permanen.


"Kalau untuk perbaikan sementara, ya sudah sering bang," ungkap Usman, yang mengaku warga sekitar, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (16/3).


Untuk itu, warga berharap kepada Pemko Binjai, agar Jembatan yang mempunyai nilai sejarah tersebut, bisa direnovasi total, sehingga tidak membahayakan bagi warga yang sedang melintas.


Menyikapi keluhan warga tersebut, awak media ini mencoba konfirmasi dengan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Binjai, Drs H Amir Hamzah MAP.


Gayung pun bersambut. Saat ditemui diruangannya, Drs H Amir Hamzah, ternyata sedang menerima kunjungan silahturhami dari Pramita Group, yang berencana akan melakukan pembangunan/renovasi Jembatan Gantung yang menghubungkan antara Kelurahan Limau Sundai dengan Kelurahan Pekan Binjai ini.


Pantauan awak media, Plt Walikota Binjai, tampak menyambut kedatangan beberapa orang Etnis Tionghoa yang mengaku warga Kota Medan, didampingi Camat Binjai Barat, Samuel Lumbantoruan, beserta Lurah Limau Sundai dan Kepala Lingkungan setempat.


Dalam pertemuan tersebut, Plt Walikota Binjai mengatakan, kedatangan Pramita Group guna menjelaskan rencana mereka agar dapat diberikan kesempatan untuk merenovasi Jembatan Gantung Limau Sundai, yang saat ini kondisinya rusak akibat papan yang berlubang, patah dan putus. 


"Mereka punya niat baik, tentunya kita sambut baik juga. Ketepatan mereka punya program merenovasi sudah setahun yang lalu dan diajukan dengan rencana memakai uang pribadi dalam rencana pengerjaan tersebut,"  ungkap Plt Walikota Binjai, Drs H Amir Hamzah, saat dikonfirmasi awak media diruangannya.


Lebih lanjut dikatakan mantan Kepala BKD Pemko Binjai ini, adapun bantuan yang direncanakan oleh Pramita Group bersifat tidak terikat dan tidak ada tumpang tindih dalam Anggaran Pembelanjaan Daerah Kota Binjai Tahun Anggaran 2021. 


"Saya tegaskan, bantuan renovasi Jembatan Gantung Limau Sundai dari mereka (Pramita Group) tidak bersifat terikat. Bahkan, di APBD Pemko Binjai tahun ini pun, anggaran renovasi itu tidak tertera," bebernya.


Pun begitu, lanjut Amir Hamzah, dalam renovasi yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, Pemko Binjai tetap memerintahkan Dinas PUPR untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanan tersebut nantinya. 


Sementara itu, Pramita Group yang diwakili oleh Ationg, Sariman dan Iwan, mengungkapkan, adapun tujuan dari pihaknya melakukan renovasi Jembatan  Gantung Limau Sundai, merupakan suatu niat yang tulus, agar masyarakat Binjai dapat melintasi Jembatan dengan nyaman dan tidak ada korban jiwa atas kerusakan Jembatan yang saat ini rusak dan berlubang akibat papan yang patah. 


"Kita pakai dana pribadi dalam renovasi tersebut. Ini hanya kebijakan saja dari kami dan tidak ada tujuan lain serta tidak ada unsur Politik. Agar warga nyaman saat melintas di Jembatan itu," ungkap Ationg, salah seorang Perwakilan Pramita Group.


Diakhir pertemuan, Pramita Group juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Walikota Binjai, yang sudah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk melakukan perbaikan yang nantinya berguna untuk masyarakat banyak. (tra)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+