Iklan

Kamis, 18 Maret 2021, 15.18.00 WIB
Last Updated 2021-03-18T08:18:03Z
Berita Hari Ini

Ketua GNPF Binjai Minta Tutup Lokasi Perjudian Di Binjai Utara

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, angkat bicara terkait adanya lokasi perjudian ketangkasan (mesin Jackpot, Dindong dll) yang berada di Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.


Menurut Ustadz Sanni (sapaan akrab Sanni Abdul Fattah) dengan adanya surat permohonan bantuan penertiban yang dibuat oleh Kelurahan Cengkeh Turi yang ditujukan kepada Camat Binjai Utara, Adri Rivanto S.STP, serta dibubuhi dengan nama dan tandatangan pengurus BKM Mesjid dan puluhan masyarakat, hal itu menunjukkan bahwa warga keberatan dengan adanya lokasi perjudian tersebut.


"Dalam surat tersebut jelas sudah ada keberatan yang ditandatangani oleh warga dan BKM Mesjid. Artinya, para warga memang sudah menolak dengan tempat yang kabarnya akan dijadikan lokasi judi atau tempat maksiat/mungkar itu," ungkap Ustadz Sanni, Kamis (18/3) Siang.


Oleh karena itu, lanjutnya, kami berharap agar tempat itu segera ditutup dan jangan sampai ada kegiatan yang melanggar norma norma hukum Agama, seperti tempat judi atau pun maksiat," tegasnya.


Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini juga menegaskan, dengan adanya tempat ataupun lokasi perjudian seperti itu, maka hanya akan menimbulkan kekisruhan dan kekacauan di tengah tengah kehidupan masyarakat.


"Dengan adanya lokasi itu, tentunya dapat menimbulkan kekisruhan dan kekacauan di tengah tengah kehidupan masyarakat yang masih berpegang teguh dengan norma norma hukum agama dan kehidupan yang nyaman," ungkap Ustadz Sanni.


Untuk itu, sebagai Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, ia meminta kepada kepada pihak terkait untuk segera menutup tempat tempat seperti itu.


"Lokasi itu jadinya kan sebagai tempat perusak. Untuk apa tempat seperti itu dibuat. Ada ada aja ulah orang orang yang mau membuat kemungkaran dan kerusakan ditengah tengah masyarakat," bebernya.


"Kalau mau buat tempat, ya jangan lokasi perjudian. Alangkah bagusnya jika dibuat  tempat yang dapat bermanfaat untuk orang banyak, bukan tempat yang sengaja merusak moral masyarakat," tutupnya diakhir pembicaraan.


Berdasarkan data yang diterima redaksi, Kelurahan Cengkeh Turi membuat surat permohonan bantuan penertiban yang ditujukan kepada Camat Binjai Utara, Adri Rivanto.


Dalam surat tersebut juga tertulis, Permohonan bantuan penertiban itu menindaklanjuti permintaan Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Mesjid Al Mukhlisin dan warga masyarakat Lingkungan lll Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, sehubungan dengan adanya di wilayah tersebut judi ketangkasan (Jackpot, dindong dll).


Dalam isi surat itu juga tertulis, permohonan bantuan penertiban itu mengingat bahwa judi ketangkasan tersebut dilarang keberadaannya oleh Pemerintah, serta sudah meresahkan masyarakat dan pihak BKM Mesjid Al Mukhlisin (lokasi judi tersebut bersebelahan langsung dengan mesjid Al Mukhlisin).


Selain ditandatangani oleh Lurah Cengkeh Turi, Menet Ginting SE, dalam surat dengan nomor 470 - 443, juga ditandatangani oleh 10 orang anggota BKM Mesjid Al Mukhlisin UPT Pelayanan Sosial gelandangan dan pengemis Binjai, serta puluhan nama beserta tandatangan warga masyarakat Kelurahan Cengkeh Turi, yang menolak segala bentuk usaha perjudian, ikut dilampirkan dalam surat permohonan bantuan penertiban itu. (tra)