Iklan

Senin, 22 Maret 2021, 19.38.00 WIB
Last Updated 2021-03-22T12:38:44Z
Berita Terkini

Mobil BBKSDA Dilempari OTK Saat Bawa Orang Utan

Berita Viral


 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK) melempari Mobil Dinas yang dibawa oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara, Senin (22/3) Siang. Mobil Dinas tersebut disebut sebut milik Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).


Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut, Teguh Setiawan, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kejadian bermula dari kedatangan mereka yang terdiri dari BBKSDA, Taman Nasional Gunung Leuser dan OIC-SRA ke Kota Binjai, untuk menyita seekor Orang Utan dari salah satu rumah Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Binjai.


Obrolan mengalir dan berjalan damai serta santai saat berada di rumah Ketua OKP tersebut. Namun, usai meninggalkan rumah tersebut, kata Teguh, pihaknya mendapat aksi teror berupa pelemparan dengan batu ketika meninggalkan lokasi yang berjarak sekitar 1 km.


Akibatnya, mobil yang ditumpangi mereka mengalami pecah kaca di sebelah kiri penumpang. 


Akibat dari kejadian itu, ungkap Teguh, pihaknya sudah membuat laporan ke Polres Binjai. Laporan itu terkait penyerangan sekaligus pengrusakan Mobil Dinas. BBKSDA juga meminta penegakan hukum atas penyerangan dan pengrusakan mobil yang mereka alami.


"Kami ke Polres melapor pengrusakan dua unit mobil, yaitu milik TNGL dan mitra kita. Kalau tim tidak ada yang sampai terluka," ujarnya di Mapolres Binjai.


"Sedangkan apakah ini milik oknum OKP, kami belum dapat pastinya. Yang pasti tanpa melihat siapa pun dia, jika memiliki satwa dilindungi tanpa izin, harus diserahkan ke BBKSDA," sambung Teguh.


Lebih lanjut dikatakan Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut ini, pendekatan persuasif yang dilakukan BBKSDA, akhirnya berujung pengrusakan. Persuasif yang dimaksud yakni, pemilik anak Orang Utan diserahkan secara sukarela ke pihak BKSDA.


"Kami sejak awal persuasif meminta tokoh masyarakat menyerahkan sukarela anak Orang Utan. Pemilik minta waktu satu minggu untuk menyerahkan. Namun tiba tiba mobil tim kami dilempari batu oleh Orang Tak Dikenal, jaraknya sekitar 500-an meter dari rumah tempat beradanya Orang Utan yang akan dievakuasi," ungkapnya.


Atas teror yang diperoleh mereka, sambung Teguh, pihaknya juga sempat berlindung ke Markas Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Daerah Sumut, Jalan Soekarno-Hatta Km 20, Kecamatan Binjai Timur. 


"Ada dua mobil yang kena lemparan. Kami membawa empat mobil," bebernya.


Beruntung tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.


Sementara itu, saat membuat laporan, terlihat Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, Wakapolres Kompol N Panjaitan dan Kasat Intel serta anggota Pidum ada di Ruang SPKT.


"Silahkan ke Kasubbag Humas saja ya," kata Wakapolres Binjai, Kompol N Panjaitan, saat ditanya terkait hal tersebut. (red)