-->

Iklan

Pasca Bentrok Dua Serikat Pekerja Di Padang Tualang , PT MTJ Akan Buat Bongkar Muat Mandiri

Kamis, 18 Maret 2021, 12.23.00 WIB Last Updated 2021-03-18T05:23:34Z

Syarif (tengah) saat memberikan keterangan pasca Bentrok didepan pabrik.


Padang Tualang-Metrolangkat.com

Lagi-Lagi dualisme Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI) Kabupaten Langkat saling berseteru di depan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Mulia Tani jaya (MTJ), pada Rabu (17/3) sekira Jam 09.30 WIB kemarin.


Diketahui kedua kubu Unit Pimpinan Kerja (PUK) Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang tersebut, dipimpin oleh Khairuddin versi Iskandar PA dengan anggota 70 orang dan Irwansyah alias Aseng versi Sejarahta Sbr dengan anggota 60 orang.

Kegaduhan dia kubu di depan gerbang PKS MTJ


Perseteruan yang kesekian kalinya terjadi di depan pintu masuk PKS MTJ itu dipicu karena sama-sama bermaksud ingin mengambil alih kerjasama rekanan sebagai tenaga bongkar muat.


Akibat kegaduhan dualisme kepemimpinan itu membuat puluhan truck pengangkut buah Tandan Buah Sawit (TBS) tidak dapat masuk ke pabrik dan PKS pun tidak dapat beroperasi mengolah TBS.


Syarif (39) selaku pihak PKS mengatakan, bahwa kegaduhan itu sudah berulang kali terjadi, sehingga membuat TBS yang diangkut sopir truck terlambat masuk."Kita mau selesaikan dahulu sengketa mereka, tapi untuk sementara ini kita akan buat bongkar muat mandiri dari pabrik," pungkasnya.


Syarif juga menambahkan, atas kejadian ini tentu saja membuat pihak PKS merugi, karena truck pengangkut TBS tidak dapat masuk dan dibongkar. Sehingga menyebabkan pabrik tidak dapat beroperasi mengolah TBS dari Jam 09.00-13.00 WIB.


"Kita khawatirkan apabila mereka terus ricuh begini bisa membuat supplier TBS kita beralih ke PKS lain, dah jelas nantinya kita yang akan dirugikan, makanya kita mau ambil inisiatif buat bongkar muat sendiri." Pungkas Syarif. (Zar)



Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+