-->

Iklan

Tokoh Pemuda,Tokoh Masyarakat Serta Ormas Di Binjai Berikrar Membasmi Narkoba dan Diskotik

Kamis, 25 Maret 2021, 23.21.00 WIB Last Updated 2021-03-25T16:21:05Z

Deklarasi pemuda Kota Binjai 


Binjai-Metrolangkat-binjai.com


Ratusan Pemuda yang tergabung dalam beberapa Organisasi Kepemudaan, Organisasi Islam, Organisasi Kristen dan Organisasi Mahasiswa Binjai, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, menggelar "Ikrar" siap menutup Diskotik, lokasi Narkoba, serta tempat tempat perjudian yang ada di Kota Binjai, maupun yang ada di Perbatasan Kota Binjai.


Difasilitasi oleh tokoh masyarakat Kota Binjai, yang juga anggota DPRD Sumatera Utara, H Zainuddin Purba SH, ikrar tersebut diucapkan Ratusan Pemuda saat menggelar pertemuan di Kutaraja Cafe, yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, Kamis (25/3) Sore.

Tokoh Pemuda dan tokoh masyarakat berikrar berantas narkoba dan tutup diskotik


Salah satunya adalah Ketua Organisasi Islam dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah. Menurutnya, hingga saat ini sudah banyak korban berjatuhan akibat adanya Diskotik, lokasi perjudian sekaligus barak barak narkoba yang hingga saat ini masih terus beroperasi di pinggiran Kota Binjai.


"Banyak generasi penerus Bangsa yang rusak karena narkoba. Dari awal saya sudah tegaskan bahwa kami siap berperang untuk melawan para bandar narkoba dan judi serta Diskotik. Ini merupakan harga mati untuk menutup tempat maksiat itu," tegas Sanni Abdul Fattah.


Pun begitu, lanjut Pria yang akrab disapa Ustadz Sanni ini, kami sadar bahwa perang itu harus bersama sama. Sebab, peperangan ini pastinya berat. "Sehingga tidak ada kata lain selain turun ke lokasi.

 Bahkan kami sudah siapkan orang orang yang siap berdarah untuk memberantas tempat tempat tersebut," ucapnya Ustadz Sanni, seraya disambut Takbir oleh seluruh hadirin.


Pria yang juga dipercaya sebagai sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini juga mengatakan, sebagai warga Binjai, dirinya tidak rela jika sampai anak anak generasi penerus Bangsa menjadi rusak moralnya atau pun menjadi korban dengan adanya tempat atau pun lokasi maksiat tersebut.


Untuk itu, lanjut Ustadz Sanni, langkah selanjutnya agar tempat atau lokasi maksiat itu tutup, maka harus dipikirkan secara matang. "Karena kita bertanggung jawab atas kebaikan Kota Binjai. Mari kita rapatkan barisan dan kita datang ke lokasi. Kita langsung turun ke lokasi untuk kepentingan orang banyak.


"Kalau perlu, kita demo PLN untuk memutuskan saluran listriknya ke Diskotik maupun barak narkoba dan judi yang ada. Ingat!!! Perjuangan untuk menutup Diskotik dan barak barak itu adalah ibadah, semua untuk kepentingan kita bersama.


 Apakah kalian siap untuk bersama sama berjuang menutup barak dan Diskotik itu," seru Ustadz Sanni, yang dijawab "Siap" dengan serentak oleh seluruh hadirin.


Ditempat yang sama, salah seorang mewakili Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Binjai, M Cheppy Irsan, mendukung penuh ikrar serta aksi penutupan itu. Ia juga menegaskan, ratusan Kader PP Binjai dan Langkat, siap ikut dalam barisan itu untuk menyelematkan generasi penerus Bangsa.


"Saya dari Ormas PP, sekaligus mewakili Ketua MPC PP Kota Binjai, menyiapkan 800 orang kader kami dari Binjai dan Langkat, untuk memberantas lokasi judi dan barak narkoba, serta menutup Diskotik yang ada di perbatasan Kota Binjai.


Kami mendukung sepenuhnya aksi ini demi untuk menyelamatkan generasi muda kita," ungkap M Cheppy Irsan.


Dukungan pun ikut disuarakan oleh Ketua KNPI Kota Binjai, Yudi Irawan. Dengan tegas dirinya mengatakan, tidak ada alasan mau pun tawar menawar dalam hal tersebut.


"Ditutup adalah cara yang terbaik. Dan kita sebagai Pemuda tidak boleh diam. Kita harus ikut ambil bagian dalam aksi ini. Mari rapatkan barisan untuk mengusir narkoba. Bersama sama kita bersatu untuk menyelamatkan anak Bangsa kita," ujar Yudi.


Banyaknya dukungan dari semua Pihak membuat H Zainuddin Purba, semakin semangat dan Optimis jika Diskotik, lokasi judi dan barak barak narkoba itu bisa ditutup. 


Iya juga menghimbau kepada rekan rekan yang hadir, untuk berkordinasi dengan Organisasinya masing masing.


"Alhamdulillah...untuk Ormas Islam dan Ormas Kristen, serta organisasi kepemudaan lainnya yang siap bergabung, besok kita bersama sama bertemu Walikota Binjai, MUI dan Kapolres Binjai.


 Kita sampaikan bahwa kita akan membuat aksi. Bahkan kalau perlu kita ajak MUI maupun Organisasi kita yang ada di Langkat dan Deli Serdang, untuk bergabung bersama kita," pinta Zainuddin Purba dengan tegas.


Sebagai warga Binjai, Pria yang akrab disapa Pak Uda itu juga menegaskan jika dirinya siap berada dibarisan terdepan jika ada yang terganggu dalam aksi tersebut.


"Kalau kalian diganggu, saya akan didepan untuk maju. Mari kita selamatkan Kota kita ini, selamatkan generasi muda kita. Inilah yang kita inginkan," beber Pak Uda.


Lebih lanjut ditegaskan Pak Uda, dalam aksi ini dirinya tidak ada kepentingan apapun. Ia juga mengaku bersyukur karena dirinya diberikan jalan oleh Allah untuk berpisah dengan orang orang yang saat ini sebagai bandar narkoba maupun pemilik Diskotik.


"Saya sujud syukur ketika ada jalan untuk berpisah dengan mereka. Allah telah memberikan jalan yang terbaik buat saya.


 Walau mereka para Bandar pernah mengutus anggotanya untuk melobi saya, tapi saya tolak mentah mentah," urai Pak Uda, seraya mengatakan pada Jumat depan usai Sholat Jumat, aksi tersebut akan dilaksanakan dengan mendatangi lokasi judi dan narkoba, serta Diskotik yang ada di pinggiran Kota Binjai.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut, KNPI Binjai, 234 SC Binjai, GNPF Ulama Binjai, SAN Binjai, Baladhika Karya Binjai, Gerakan Pemuda Ka'bah Binjai, Himmah, Fokus Maker, Sapma PP, Paskobin, Pemuda Pancasila, Koti PP, PPM, AMK, BKPRMI, Pemuda Khatolik, serta tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Binjai. (red)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+