Iklan

Rabu, 28 April 2021, 21.42.00 WIB
Last Updated 2021-04-28T14:42:17Z
Berita Hari Ini

Asahan Miliki 86 Rumah Tahfiz dan Tamatkan 22 Orang Hafizh & Hafizah

Berita Viral


ASAHAN-METROLANGKAT.COM


"Kami LPTQ Provsu merasa bangga terhadap Kabupaten Asahan, dimana Pondok Tahfizh telah begitu banyak  menjamur di Kabupaten Asahan dan Pemkab Asahan mendukung akan kemajuan para Hafizh dan Hafizah"


Hal itu dikatakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara Asren Nasution saat melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Huffazh dan pimpinan pondok tahfizh se Sumatera Utara, Rabu (28/4/2021) dirumah dinas Bupati Asahan


"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara untuk menjadikan Sumatera Utara menjadi gudangnya para hafizh dan hafizhah" ajak Asren.


Sementara Bupati Asahan dalam sambutanya dibacakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, mengatakan, bahwa sejak tahun 1999 Pemerintah Kabupaten Asahan  telah memfasilitasi pendidikan Tahfidz Al-Qur'an melalui dana APBD.


Dan hasilnya sampai sekarang ini sudah menamatkan sebanyak  22 orang Hafizh dan Hafizhah. Para hafizh dan hafizah tersebut sekarang sudah menjadi pendiri dan pimpinan rumah Tahfidz di kecamatan mereka masing-masing sebut Wabup Taufik


Sementara kata Taufik, sampai dengan saat ini, tercatat ada sebanyak 86 rumah Tahfidz di Kabupaten Asahan telah berdiri dengan jumlah santri putra sebanyak 2.297 orang dan santri putri sebanyak 2.504 orang . 


Masih dijelaskannya Pemerintah Kabupaten Asahan sendiri saat ini membina 50 orang santri putra dan 10 orang santri putri dan  lokasinya berada di komplek Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.


Menurutnya cabang Tahfidz adalah cabang yang bergengsi kedua pada event MTQ dan STQ setelah cabang tilawah. Dimana cabang ini juga diperlombakan sampai ke tingkat internasional.


Karena itulah, pembinaan Tahfidz dari segi prestasi terus dilakukan Pemkab Asahan, sebab tidak hanya memberikan nama baik bagi daerah Kabupaten atau Provinsi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap prestasi bangsa dalam event MTQ internasional. 


"Untuk itulah Ini Menjadi tugas  Pemerintah Kabupaten beserta dengan pondok-pondok tahfidz-nya untuk menciptakan para huffazh yang memiliki standar internasional" jelas Taufik.


Kabupaten Asahan sendiri kata Taufik sudah beberapa kali pernah mengirimkan putra-putra terbaiknya mewakili Indonesia mengikuti Musabaqah Hifdzil Qur'an tingkat internasional.


Semoga  dengan semakin tumbuhnya rumah rumah Tahfidz di Kabupaten Asahan, semakin banyak pula putra-putri Asahan yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Apa yang kita hasilkan dari FGD ini akan menjadi masukan bagi kami untuk mewujudkan hal tersebut, ujar Wabup (Dep)