Iklan

Selasa, 13 April 2021, 10.59.00 WIB
Last Updated 2021-04-13T03:59:10Z
Berita Hari Ini

Audensi Komisi A Dengan PWI Langkat,Wacanakan Pembentukan Media Center

Berita Viral

Pengurus PWI Langkat photo bersama Komisi A DPRD Langkat usai audensi


Langkat-Metrolangkat-binjai.com


Pengurus PWI Langkat beraudensi dengan Komisi A DPRD Langkat, Senin (12/4).  Dalam audensi tersebut, Ketua Komisi A Dedek Pradesa,S.Sos.I didampingi oleh rekannya, Dedi, Drs.  Pimanta Ginting dan Sedarita Ginting,SH.


Dedek Pradesa dalam sambutannya menegaskan bahwa PWI adalah mitra kerja yang strategis dan penting bagi Komisi A, karena salah satu bidang tugas Komisi A adalah komunikasi pers, yaitu menjalin komunikasi, kerjasama dan kemitraan yang baik dengan para insan pers.


" Ya, pers itu agen of social control dan agen perubahan. Jadi, pers sangat berpengaruh dan penting, mulai dari zaman perjuangan sampai di zaman pembangunan dan reformasi seperti sekarang ini," ujarnya.


Lebih lanjut Dedek pun memperkenalkan satu -persatu anggota Komisi A yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Komisi A DPRD Langkat saat diskusi dengan pengurus PWI soal pembentukan media center


Sementara itu, Ketua PWI Langkat, M. Darwis Sinulingga dalam sambutannya ikut memperkenalkan para pengurus PWI yang hadir dalam pertemuan tersebut. Lebih lanjut, dia pun mengaku setuju jika pers menjalin komunikasi dan kemitraan yang baik dengan DPRD Langkat.


Bahkan, lebih lanjut dia pun menegaskan sudah lama berharap agar dibentuk media centre di DPRD Langkat, sehingga apa program kerja DPRD Langkat dan apa saja kinerja yang dilakukan para anggotanya bisa diekspose dan diketahui publik.


Sebagai contoh, ada kunjungan kerja, reses, studi banding dan bimtek  yang dilakukan DPRD Langkat, tapi kemana mereka pergi, apa sasaran dan tujuannya, tidak jelas, karena nyaris tidak pernah diekspose ke publik.


Akibatnya, yang sampai ke telinga masyarakat, ya justru yang jelek- jeleknya saja, seperti bagaimana mereka jalan- jalan, makan- makan dan selfie di tempat- tempat wisata yang ada dan yang sudah terkenal dan lain- lain.


" Jadi, sampai saat ini yang ada cuma citra yang buruk dari para anggota dewan, karena sukanya kunker, bimtek dan study banding dengan menghambur- hamburkan uang rakyat," ujarnya. 


Seharusnya, tambahnya, tidak begitu, karena kemanapun mereka pergi dan apapun yang mereka kerjakan terkait dengan urusan dinas bisa disampaikan ke masyarakat. Caranya, ya dengan membentuk media centre.


Jadi, para wartawan bisa  mendampingi kemanapun anggota dewan itu reses, bimtek, kunker dan study banding." Jadi, jangan lagi alergi dengan wartawan, karena wartawan adalah mitra kerja DPRD," ujarnya.


Harapan itu disambut baik Komisi A, sebab wacana pembentukan media centre itu memang sudah lama, tapi sampai sekarang belum juga terwujud.


Apalagi Sedarita Ginting pun menegaskan, politisi tidak bisa dipisahkan dengan media." Saya saja bisa seperti ini, ya karena media. Karena itu, saya suka dan selalu merindukan media," ujarnya.


 Hal yang sama disampaikan Pimanta Ginting.  Pada dasarnya yang dijual para anggota dewan itu adalah kinerja. Jadi, yang mereka perlukan adalah pencitraan dan liputan media.


Kesimpulannya, Komisi A menyambut baik usulan PWI agar membentuk media centre, sebab media centre memang diperlukan agar semua kerja DPRD Langkat bisa diekspose.


Sejalan dengan itu, mereka juga mendukung langkah PWI Langkat yang akan melaksanakan UKW (Uji Kompetensi Wartawan) dalam waktu dekat, agar seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Langkat bisa semakin profesional dan maju.(red)