Iklan

Rabu, 28 April 2021, 13.38.00 WIB
Last Updated 2021-04-28T06:38:48Z
Berita Hari Ini

Begini Pengakuan 4 Petugas Kimia Farma Yang Ditangkap Petugas Dibandara KNIA

Berita Viral

Petugas lakukan pengeledahan diruangan 

MEDAN-METROLANGKAT.COM


Petugas Kepolisian dari Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumatera Utara, mengamankan Petugas Kimia Farma Labolatorium Rapid antigent Lantai M Bandara Kualanamu Internasional Airport, Sumatera Utara, Selasa (27/4) Sore, kemarin, sekira Pukul 15.45 Wib.


Menurut informasi yang diterima redaksi, setidaknya ada 4 orang Petugas Kimia Farma Labolatorium Rapid antigen Lantai M Bandara Kualanamu Internasional Airport, yamg diamankan Polisi.


Penangkapan itu terkait informasi dan banyaknya keluhan dari para calon penumpang Pesawat yang mendapati hasil Rapid antigen Positif Covid -19, dalam kurun waktu lebih kurang 1 minggu ini.


Penangkapan tersebut berawal saat anggota Krimsus Poldasu yang berpakaian Sipil, menyamar sebagai calon penumpang salah satu Pesawat yang akan melaksanakan Test Rapid Antigen.


Selanjutnya, Petugas Krimsus Poldasu yang sedang menyamar, mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.


Usai mendapatkan nomor antrian, Petugas Krimsus Poldasu dipanggil namanya dan selanjutnya masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil Sampel yang dimasukkan alat Tes Rapid Antigen kedalam kedua lubang hidung.


Setelah selesai pengambilan sampel, Petugas Krimsus Poldasu yang nenyamar, menunggu di ruang tunggu sembari menunggu hasil Rapid Tes Antigen. Selang berselang 10 menit kemudian, ternyata hasil yang di dapatkan adalah "Positif".


Dinilai hasilnya tidak sesuai, akhirnya terjadi perdebatan dan saling balas argumen antara Petugas yang menyamar dengan Petugas Kimia Farma Laboratorium Rapid Antigen Bandara Kualanamu.


Akhirnya, Petugas Dirkrimsus Poldasu akhirnya langsung memeriksa seluruh isi ruangan Labolatorium Rapid Antigen, serta para Petugas Kimia Farma di kumpulkan. Hasilnya, Petugas mendapati barang bukti berupa ratusan alat yang di pakai untuk Rapid Antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah didaur ulang.


Berdasarkan keterangan dari Petugas Kimia Farma diinterogasi oleh Petugas Kirmsus Poldasu mengatakan, adapun alat yang di gunakan untuk pengambilan sampel yang dimasukkan ke dalam hidung tersebut, usai digunakan mereka cuci dan dibersihkan kembali, lalu dimasukkan kedalam bungkus kemasan untuk digunakan dan dipakai untuk pemeriksaan orang berikutnya.


Usai diamankan, akhirnya sekira Pukul 16.15 Wib, kanit 2 Subdit 4 Tipiter Krimsus Poldasu, AKP Jeriko, membawa para Petugas Kimia Farma, berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.


"Adapun barang bukti yang diamankan yaitu komputer 2 unit, mesin printer 2 unit, uang kertas, ratusan alat Rapid Test bekas yang sudah dicuci bersih dan telah di masukkan kedalam kemasan, serta ratusan alat pengambil sampel Rapid Antigen yang masih belum di gunakan," ungkap AKP Jeriko. (Tra)