Iklan

Rabu, 14 April 2021, 22.17.00 WIB
Last Updated 2021-04-14T15:17:54Z
Kabar Asahan

Bupati Asahan dan Wabup, Ikut Rakor Secara Virtual Bersama Presiden Ir. Joko Widodo

Berita Viral


Asahan-Metrolangkat-binjai.com

Bupati Asahan H.Surya dan Wakil Bupati serta  unsur Forkopimda Kabupaten Asahan ikuti Rapat Kordinasi (Rakor) bersama 184 Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020, Rabu (14/4/2020) secara virtual diaula Melati Kantor Bupati Asahan.


Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dalam arahannya kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih berharap agar setiap Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah yang telah dilantik bisa memberikan kinerja terbaik.


Karena salah satu kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional adalah terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah yang baik. Untuk itu, jabatan yang diemban tentunya memiliki tanggung jawab yang besar.


"Jabatan ini memiliki tanggung jawab yang besar, tentunya setiap orang harus bekerja dengan kecepatan tinggi, tidak mudah puas, dan selalu melakukan cek dan kontrol setiap mengerjakan laporan, sering terjun ke lapangan, serta wajib melakukan pengelolaan anggaran dengan baik," ujar Presiden.


Kemudian Presiden berharap supaya tidak memperlambat ide investasi. Jika terjadi perlambatan investasi tentunya akan sangat berdampak  memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah. Jikalau ekonomi daerah tidak meningkat begitu juga halnya  dengan investasi nasional ikut melambat.


 Sementara Investasi itu memberikan income kepada negara, dimana 70 persen pemasukan negara dari sektor pajak.


"Kita harus dapat meningkatkan kuartal perekonomian negara dengan dukungan dari daerah serta provinsi. Semoga ekonomi kita bisa bangkit kembali dengan posisi normal dan baik," harap Presiden.


Dalam kesempatan itu pula Presiden juga menyampaikan beberapa hal terkait pemulihan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi ini, karena saat ini pencegahan atau penanganan pasien Covid-19 terus dilakukan sehingga kasus aktif Covid-19 dapat berkurang. 


Untuk itu pemerintah daerah harus selalu melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Program vaksinasi-vaksinasi juga diharapkan terus berjalan dengan baik dan sasarannya jelas, termasuk pelayanan vaksin kepada lansia yang mulai berjalan.


Sementara pada sektor ekonomi, eksekusi belanja daerah harus di perhatikan, terutama bantuan sosial yang harus terus dilakukan pengawasan dalam pelaksanaannya. Hal-hal lain berkaitan dalam upaya meningkatkan pengelolaan anggaran dengan baik juga perlu ditegakkan.


Salah satunya kinerja dan belanja aparatur negara harus lebih ideal. Untuk itu, setiap Kepala daerah dan Wakil Kepala daerah harus memiliki fokus pembangunan utama setiap tahunnya.


"Misalnya di tahun pertama pembangunan daerah difokuskan pada infrastruktur jalan. Lanjut di tahun kedua, konsentrasi pada perkembangan pasar, dan di tahun ketiga fokus pembangunan daerah dan pembangunan sekolah," ujar Presiden Joko Widodo.


Menutup rapat koordinasi tersebut, Mendagri Tito Karnavian berikan arahan diantaranya terkait otonomi daerah, kontrol percepatan Covid-19 di daerah, penguasaan teritorial dan demografi masyarakat, serta membangun hubungan yang baik dengan para unsur Forkopimda.


"Setiap kepala dan wakil kepala daerah perlu memahami bahwa sistem pemerintahan bergeser dari yang sentralisasi menjadi desentralisasi. Dalam pemerintahan ini, ada otonomi daerah.


Untuk itu penting bagi setiap kepala dan wakil kepala daerah memahami pentingnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah," sebut Tito.(Depram)