Iklan

Selasa, 20 April 2021, 03.53.00 WIB
Last Updated 2021-04-19T20:53:06Z
Kabar Asahan

Bupati Asahan Minta Petani Sukseskan Program Peremajaan Sawit Rakyat

Berita Viral


Asahan-Metrolangkqt-binjai.com


Bahwa sesuai amanat  Undang-Undang No 39 Tahun 2014 tentang perkebunan.  Perusahaan perkebunan memiliki kewajiban membangun atau memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sebesar 20% dari luasan izin usaha perkebunan/Hak Guna Usaha yang diperoleh.


Hal itu diutarakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir. Oktoni Eryanto, pada kegiatan tanam perdana kemitraan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat antara PT Bakrie Sumatera Plantation (BSP) Tbk dengan Gapoktan Sinar Lestari di Dusun IV Desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/04/2021).


Oktoni mengatakan bahwa pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat (PSR) di Asahan sudah dilaksanakan dari tahun 2020 sampai hingga tahun ini. Capaian yang telah direalisasikan untuk program PSR di lahan perkebunan rakyat seluas 825,8 hektar.dan sumber dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).


Luas lahan PSR di Asahan yang sudah dan telah dilaksanakan yaitu di Kecamatan Buntu Pane seluas 147,6 hektar, Kecamatan Aek Songsongan seluas 124,3 hektar, Sei Kepayang seluas 313,4 hektar, Kecamatan Simpang Empat seluas 99,9 hektar dan Kecamatan Bandar Pulau seluas 140,6 hektar diikuti oleh 2 gapoktan dan 4 kelompok tani.


Pelaksanaanya sesuai dengan rekomtek yang diterbitkan oleh Dirjenbun dan kesepakatan 3 pihak oleh BPDPKS, kelembagaan tani dan pihak oerbankan.


Sedang untuk tahun 2021 Dinas pertanian Kabupaten Asahan kembali memperoleh PSR dengan target seluas 1000 hektar. Lokasinya berada pada 9 kecamatan yaitu Kecamatan Sei Kepayang seluas 130 hektar, Sei Kepayang Barat seluas 65 hektar.


Kemudian Kecamatan Simpang Empat 75 hektar, Kecamatan Aek Songsongan 80 hektar, Kecamatan Bandar Pulau 230 hektar, Kecamatan Tinggi Raja 70 hektar, Kecamatan Tanjung Balai 80 hektar, Kecamatan Buntu Pane seluas 100 hektar dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge seluas 270 hektar yang diikuti oleh 3 gapoktan dan 9 kelompok tani", ucap Oktoni


Menurut Oktoni tujuannya untuk membuktikan bahwa Kabupaten Asahan sangat mendukung kegiatan kemitraan antara perusahaan perkebunan khususnya PT BSP Tbk dengan kelembagaan tani perkebunan rakyat dengan memanfaatkan dukungan dari program peremajaan sawit rakyat guna mendukung terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan.


Pada kesempatan itu Regional I Head PT BSP Ir. Edison Sembiring dalam kata sambutannya mengatakan bahwa PT BSP Tbk  telah berkontribusi nyata dalam meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat di sekitar wilayah operasional kerjanya khususnya di Kabupaten Asahan dengan menjalin kerjasama bersama Pemerintah Daerah


Masih dikatakan Edi, PT BSP mengajak para kelompok tani di Kabupaten Asahan untuk saling bahu-membahu dalam peningkatan produksi kelapa sawit melalui pola kemitraan ajaknya.


Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc pada acara itu  mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus melaksanakan upaya peningkatan produksi kelapa sawit. Dimana upaya produksi saat ini masih dihadapkan pada berbagai faktor penghambat, antaranya usia kelapa sawit yang sudah memasuki replanting, bibit yang tidak bersertifikat serta pola budidaya kelapa sawit yang belum memenuhi syarat standar perkebunan kelapa sawit..


Namun untuk mewujudkannya Bupati Surya menyampaikan para petani dapat melakukan replanting melalui program peremajaan sawit. Untuk itu kerjasama dengan pihak perusahaan perkebunan yang ada di Asahan melalui kelembagaan tani maka akan dirasakan hasil yang lebih baik.


Bupati Surya menyadari bahwa saat ini masih kekurangan alat mesin pertanian yang modern disebabkan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah. Namun demikian Kepala Dinas Pertanian saya minta untuk terus melakukan komunikasi ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi ataupun langsung ke Kementerian Pertanian agar mengusulkan seluruh kebutuhan petani sehingga kedepan kita akan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi sebut Bupati.


Oleh karena itu, Bupati Asahan minta kepada  warga desa  khususnya petani untuk dapat mensukseskan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan kepada Camat, Kades dan masyarakat kelompok tani agar proaktif mengajak masyarakat lainnya mendukung program PSR sehingga apa yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik demi untuk peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat tani kelapa sawit di Kabupaten Asahan ujar Bupati


Terlihat dalam acara itu Bupati Asahan bersama dengan Wakil Bupati Asahan, Direktur ASD PT BSP dan Pimpinan PT BSP melakukan penanaman perdana peremajaan kelapa sawit .(Depram)