-->

Iklan

Demo Batal,Sky Garden Resmi Ditutup Pemkab Deli Serdang

Jumat, 09 April 2021, 12.27.00 WIB Last Updated 2021-04-09T05:27:23Z

 



Binjai - Metrolangkat-binjai.com

Penutupan Sky Garden yang dilakukan Pemerintah Deli Serdang karena Diskotik ini tak memiliki


Aksi unjukrasa yang rencananya akan digelar pada Jumat (9/4) Siang, tepatnya usai Sholat Jumat, akhirnya dibatalkan.


Dibatalkannya aksi unjukrasa dari Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa dikarenakan sudah di tutupnya ketiga Diskotik yang berada di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat, yang saat ini sangat meresahkan masyarakat. 


 Hal itu dipertegas dengan adanya Konprensi Pers yang dilakukan oleh seluruh Kordinasi aksi lapangan dari Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa yang tergabung dari 3 Kabupaten/Kota, yaitu, Langkat, Binjai dan Deli Serdang.


"Kami dari Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa, pertama tama mengucapkan terima kasih kepada seluruh Instansi terkait, baik dari Provinsi Sumatera Utara maupun dari 3 Kabupaten Kota, yang telah bersikap tegas dengan menyegel ketiga Diskotik yang dimaksud, yaitu Sky Garden, Cafe Duku Indah dan Champion. 

Dengandisegelnya tempat itu, maka aksi kita batalkan," tegas Sanni Abdul Fattah, Kordinator aksi lapangan Kota Binjai, saat menggelar Konprensi Pers di Coffee Day, Jalan S Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Sabtu (9/4) Siang, sekira Pukul 11.00 Wib.


Dengan dibatalkanya aksi itu, pihaknya yang tergabung dalam Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa, memohon maaf sekaligus berterima kasih kepada masyarakat atas partisipasi dan dukungannya untuk menutup Diskotik itu.


Pun begitu, lanjut Sanni Abdul Fattah, pihaknya akan terus mengawasi ketiga Diskotik yang maksud. "Apabila tetap membangkang dan masih beroperasi, maka kami pastikan akan kami demo," ungkapnya.


Tidak hanya itu, sebagai Kordinator aksi lapangan dan bagian dari Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa, ia juga meminta kepada aparat Penegak hukum, untuk menutup barak barak narkoba dan lokasi judi yang ada di sekitar Diskotik yang dimaksud.


"Ini harus jadi perhatian Pemerintah. Jika tempat tersebut tidak juga ditertibkan, maka akan kami demo dan akan kami ratakan. Ini tidak main main," beber Sanni.


Disinggung bagaimana jika penutupan itu hanya bersifat sementara saja mengingat sebentar lagi akan memasuki Bulan Suci Ramadhan, Pria yang akrab disapa dengan dengan panggilan Ustadz Sanni ini berjanji tidak akan menoleransinya. 


Hal senada juga diucapkan Kordinator aksi lapangan asal Deli Serdang dan Kabupaten Langkat. Bersama Sanni Abdul Fattah dan puluhan perwakilan Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa, mereka sepakat untuk terus mengawasi ketiga Diskotik yang dimaksud. (Tra)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+