Iklan

Selasa, 06 April 2021, 19.41.00 WIB
Last Updated 2021-04-06T12:41:14Z
Berita Terkini

Dukungan Terus Mengalir Untuk Aksi : Tidak Ada Alasan Untuk Menunda Penutupan Diskotik Yang Meresahkan

Berita Viral

Ust Sanni Abdul Fattah, Agung Permana dan Martin Bangun,tiga tokoh masyarakat dari Binjai, Langkat dan Deli Serdang saat Konprensi Pers di Binjai.

 

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Dukungan dan semangat terus diberikan masyarakat terkait akan diadakannya aksi unjukrasa yang akan digelar oleh "Aliansi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa" yang tergabung dalam 3 Kabupaten Kota (Binjai, Langkat dan Deli Serdang) pada hari Jumat (9/4) nanti di Kota Binjai.


Menanggapi aksi unjukrasa Aliansi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa pada Jumat mendatang, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, H Zainuddin Purba SH dan Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edy Bahagia, sangat mengapreasi kegiatan tersebut.


Hanya saja, dia tetap meminta massa pengunjukrasa agar melaksanakan aksi tersebut dengan tertib, damai, tidak melakukan tindakan intimidasi dan kekerasan, menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas umum, serta menghindarkan diri dari provokasi pihak pihak tertentu. 


"Kita tentunya mengapresiasi aksi ini dan saya pum memohon dukungan seluruh elemen masyarakat. Sebab keberadaan ketiga diskotik itu sudah sangat meresahkan masyarakat dan banyak pula generasi muda kita yang menjadi korban.


Artinya, tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk menunda penutupannya," ujar Zainuddin, didampingi Edy Bahagia, saat hadir dalam Konprensi Pers yang digelar oleh Aliansi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa, di Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (6/4) Sore, sekira Pukul 16.00 Wib.


Sebagai tokoh masyarakat, pria yang akrab disapa Pak Uda ini juga berharap agar massa unjukrasa sama sama menjaga keamanan dan ketertiban.


"Mari kita jaga bersama sama agar tidak ditunggangi pihak manapun yang mempunyai kepentingan lain," tegasnya.


Hal senada juga diucapkan Martin Bangun. Selaku Kordinator aksi perwakilan masyarakat Kabupaten Deli Serdang, dirinya juga mengaku siap menerjunkan sedikitnya 1.000 massa untuk mendukung aksi unjukrasa pada Jumat mendatang.


"Ini kita lakukan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Mau jadi apa mereka jika terjerumus kesana (Diskotik, barak narkoba dan judi-red)," ungkap Martin dengan nada kesal.


Sebelumnya, puluhan warga yang menamakan dirinya "Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa" Kota Binjai, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang, Selasa (6/4) menggelar Konprensi Pers terkait rencana aksi unjukrasa turun kejalan terkait adanya Diskotik, lokasi judi maupun barak narkoba yang ada di Kota Binjai maupun dipinggiran Kota Binjai.


Konprensi Pers yang digelar di Lapangan Merdeka Binjai ini dihadiri oleh puluhan warga, baik dari tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, komunitas serta organisasi Islam yang berasal dari 3 Kabupaten Kota.


Menurut Kordinator aksi dari Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, aksi unjukrasa yang dilakukan ini mengingat karena sudah banyaknya generasi muda, khususnya yang ada di 3 Kabupaten Kota di Sumatera Utara (Binjai, Langkat dan Deli Serdang) yang rusak moralnya dikarenakan adanya 3 Diskotik tersebut serta lokasi judi dan barak barak narkoba yang bebas beroperasi dan seolah kebal hukum.


"Kami dari aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa yang tergabung dari 3 Kabupaten Kota, akan melaksanakan aksi unjukrasa dengan turun langsung ke jalan untuk meminta kepada aparat penegak hukum, menutup permanen tempat tempat tersebut," ungkap Sanni Abdul Fattah, saat berada di Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (6/4) Sore.


Tidak hanya itu, lanjut Pria yang akrab disapa dengan sebutan Ustadz Sanni ini, pihaknya juga meapresiasi razia yang dilakukan oleh Polrestabes Medan bersama tim gabungan di Diskotik SG. "Namun diduga karena bocor, akhirnya Diskotik itu beroperasi lagi usai razia," beber Ustadz Sanni.


Sebagai bentuk keseriusan aksi unjukrasa itu, lanjutnya, untuk itu kami akan turun ke Jalan dengan mengerahkan massa sebesar kurang lebih 10 ribu orang, untuk meminta aparat penegak hukum menutup secara permanen tempat maksiat tersebut.


"Kami tau ini melanggar aturan, tapi ini karena hati kami terketuk untuk menyelamatkan anak bangsa, maka kami akan turun pada hari Jumat, 9 April besok, usai Sholat Jumat, untuk sama sama menyuarakan atau menutup lokasi itu," tegas Ustadz Sanni, seraya meminta kepada masyarakat untuk sama sama turun ke jalan dalam aksi unjukrasa nanti.


Sebagai kordinator aksi Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah juga menegaskan jika aksi ini murni dari hati nurani. "Karena banyak generasi muda kita yang rusak dikarenakan adanya ketiga Diskotik dan lokasi judi serta barak narkoba. Demi Allah saya katakan, ini tidak ada kepentingan, dan murni dari hati nurani kami," ungkapnya.


Ditempat yang sama, Kordinator aksi untuk Kabupaten Langkat, Agung Permana, juga dengan tegas mendukung penuh statmen Ustadz Sanni Abdul Fattah. "Kami siap mendukung aksi ini," ungkap Agung Permana, didampingi kordinator aksi Deli Serdang, Martin Bangun, seraya diaminkan oleh seluruh masyarakat yang hadir.


Untuk itu, Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa ini, meminta kepada masyarakat untuk mendukung dan ikut serta dalam aksi ini.


"Kami sudah berkordinasi dengan para tokoh di 3 Kabupaten Kota, dan sudah kita kordinasikan. Ada kalangan emak emak yang akan ikut dalam aksi ini. Untuk itu kami akan terus menggalang massa," ucap mereka yang tergabung dalam Aliansi Aksi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa. (Red)