Iklan

Senin, 26 April 2021, 15.59.00 WIB
Last Updated 2021-04-26T09:02:06Z
Berita Hari Ini

Rakor Kesiapan Ops Ketupat Toba 2021 : Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta : Operasi Ini Adalah Operasi Kemanusiaan

Berita Viral

 

Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga S.IK saat memimpin Rakor Ops Ketupat Toba 2021 didampingi Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin


LANGKAT-METROLANGKAT.COM


Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga S,IK memimpin Rapat kordinasi kesiapan Operasi Ketupat Toba 2021 di Aula Aula Wirasatya Polres Langkat, Senin (26/4). Dalam arahanya Kapolres mengatakan, Operasi Kepolisian yang dilaksanakan yang belum dilaksanakan adalah rakor lintas sektoral.


Operasi ini adalah operasi kemanusiaan yang membutuhkan tenaga ekstra yang mana masyarakat akan berkumpul dan bepergian untuk mudik lebaran. Saat ini yang perlu kita bahas bahwa pemerintah sudah menerbitkan selebaran yang menyatakan tentang pelarangan mudik lebaran di tengah pandemi Covid-19 saat ini dan bagaimana kita harus mensukseskan program pemerintah tersebut agar menekan angka penyebaran Covid-19.” Ujar Kapolres.

 

 

Peserta Rakor Operasi Ketupat Toba 2021 para Pimpinan OPD Dijajawan Pemkab Langkat

Terkait vaksinasi, kita salah satu Kabupaten yang rendah akan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan hal tersebut yang harus kita lakukan peninjauan kembali kendala apa yang menghambat masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.” Sambung Kapolres.

 

 

Tolong Kadis Pariwisata agar menghimbau kepada pengurus tempat wisata agar menerapkan protokol kesehatan. MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin tersebut halal dan dapat disuntikkan kepada masyarakat. Selain itu, saya harapkan juga peran  Kadis Kominfo untuk membuat himbauan kepada masyarakat tentang bahaya dampak Covid-19.

 

“ Kominfo segeralah tempahkan baleho atau spanduk himbauan kepada masyarakat agar nantinya bisa dipajangkan dipingir-pingir jalan, dengan himbauan seperti ini kita harapkan masyarakat dapat memahami.

 

 

Pada saat ini perlu adanya surat keputusan dari Bupati Langkat tentang pelarangan mudik lebaran dan apabila terdapat masyarakat melaksanakan mudik diberikan sanksi tegas dan tidak melanggar hukum.

 

Tolong kepada bapak Wakil Bupati agar menempatkan petugas dari Pemkab. Langkat di pos-pos penyekatan dan pos-pos pariwisata. Di Operasi ini peran kepolisian hanya sebatas pelaksana dan pihak Pemda adalah penanggungjawab tentang pelaksanaannya.” Tegas orang nomor satu dijajaran Polres Langkat ini.

 

 

Sementara Plt Kepala Dinas kesehatan  Kab. Langkat  Dr. Juliana mengatakan,saat ini masyarakat Kab. Langkat yang terpapar Covid-19 masih terus bertambah. Kita butuh tracking yang maksimal dan hingga saat ini kita menemukan kontak erat serta kita harus melakukan anti gen dan PCR bagi para orang yang terkonfirmasi.

 

Kami sudah mengkonfirmasi di puskesmas-puskesmas Kecamatan agar mensiagakan petugas medis selama 1x24 jam. Saat ini vaksin yang sudah digunakan sebanyak 33.330 dosis dan jumlah sisa vaksin saat ini sebanyak 6.230 dosis yang direncanakan didistribusikan ke puskesmas, pasyankes, pos vaksinasi se- Kab. Langkat.

 

Konsep penting penanganan Covid-19 dibagi 2 yaitu 3 T (testing, tracking, treatment) dan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).” Katanya. (Yong)