-->

Iklan

Pembinaan Kasih Sayang Ala Edi Gea Sadarkan Para Pecandu Narkoba

Kamis, 08 April 2021, 01.44.00 WIB Last Updated 2021-04-07T18:54:00Z
Tiga penguna Narkoba yang kini insaf setelah Menjalani rehab Kasih Sayang Ala Edi Bahagia

Langkat-Metrolangkat-binjai.com

 

Banyak cara dapat dilakukan dalam menolong para korban atau pecandu Narkoba untuk bebas dari lingkaran barang haram tersebut. Hal itulah yang dilakukan salah seorang anggota DPRD Langkat, Edi Bahagia Sinuraya SIP.

 

Pria yang belasan tahun lalu sempat terjebak dipusaran Narkoba sebagai penguna tersebut, ahirnya berhasil terbebas dari ketergantungan serbuk putih memabukkan tersebut. Berangkat dari pengalaman yang dilalui, Edi Gea pun, begitu Ia disapa dalam keseharianya, coba membantu mereka-mereka yang terlanjur terjerumus mengunakan Narkoba.

 

Niat baik yang dilakukan Edi Gea membuahkan hasil yang baik. Tiga orang pecandu berat narkoba berhasil ia selamatkan dari ketergantungan barang terlarang tersebut. Ketiga orang tersebut kini menjalani hari-hari nya dengan normal tanpa ketergantungan lagi.

 

Dalam menyadarkan para pecandu tersebut, Edi Gea punya cara sendiri yang disebut dengan “ Rehap Kasih Sayang”. Para pecandu tadi benar-benar dilayani dengan penuh kasih sayang. Mereka diperlakukan dengan baik. Dilayani dengan baik dimana segala kebutuhanya mulai sandang maupun panganya ditangung Edi Gea.

 

“ Kami merasa bersyukur dan sangat-sangat berterimakasih kepada bapak Edi Gea yang begitu peduli kepada kita pecandu Narkoba, berkat kepedulianya kini saya terbebas dari kecanduan Narkoba, saya bisa hidup sebagaimana mestinya menjalani hari-hari bersama keluarga “ Ujar Adilta Ginting (48) sambil menyapu dadanya yang tak sakit.

 

Menurut Adilta, cara yang dilakukan Edi Gea dalam menyadarkan mereka kembali menuju jalan yang benar, cukup unik. “ Pak Edi Gea setiap hari membawa kami pergi bersamanya dari pagi sampai malam, kemanapun dia pergi dia selalu mengajak kami. Nah, karena itu jugalah tidak ada lagi kesempatan untuk berkumpul dengan teman-teman penguna Narkoba.

 

Nah, selama dalam perjalanan atau didalam mobil misalnya, Pak Edi Gea tak bosan-bosanya memberikan wejangan atau nasehat-nasehat kepada kami untuk sadar serta menjauhi dan meningalkan Narkoba perusak moral dan masa depan tersebut. Ya,alhamdulilah berkat keiklasan pak Edi Gea sejak tahun 2019  saya sudah tidak lagi mengunakan Narkoba.

 

Saya benar-benar berterimakasih dengan beliau. Begitu juga dengan keluarga besar saya, merasa berhutang budi atas apa yang dilakukan Pak Edi Gea. “ Kata Adilta. Selain Adilta, Firman PA juga merasakan hal yang sama. Pria berwajah macho ini mengaku sudah 5 tahun tidak menyentuh Narkoba.

 

“ Berkat pak Edi Gea sudah lima tahun aku ngak nyentuh Narkoba lagi bang. Hidup tanpa Narkoba itu memang jauh lebih nikmat ketimbang kita mengunakannya. Jelas segala kebaikan pak Edi Gea tak bisa kubalas, karena selama ini dengan sabar beliau menuntun kami pecandu untuk sadar. Kami diperlakukan seperti manusia seutuhnya.

 

Waktunya makan kami diajak makan. Kehabisan rokok dibelikan rokok, begitulah setiap harinya bersama dia. Kemanapun kami terus dibawanya tanpa pernah mengeluh sedikitpun. Jadi kalau istilah kami, rehap yang dilakukan pak Edi Gea adalah rehap Kasih sayang. Kami benar-benar dikasihi dan disayang layaknya anak kandungnya. “ Ungkap Firman seraya mengajak para penguna Narkoba untuk meningalkan barang haram tersebut.

 

“ Mari kita perangi bersama Narkoba ini, kalau tidak sekarang kapan lagi, Narkoba ini benar-benar jahat, menghancurkan generasi kegenerasi,ucap Reza  Sembiring yang sembuh dari ketergantungan Narkoba setelah menjalani rehap Kasih Sayang ala Edi Gea.(yg)

 

 

Terkait Rencana Aksi Ribuan Warga Kumpul Di Binjai :

Anggota DPRD Langkat Edi Gea Bantah Provokasi Ormas Ke Binjai

 

Langkat-Metrolangkat-binjai.com

 

Salah seorang Anggota DPRD Langkat, Edi Bahagia Sinuraya yang namanya disebut-sebut dalam sebuah pemberitaan salah satu media Online terkait rencana aksi berbagai elemen masyarakat pada Jum’at (9/4) mendatang di Binjai, membantah hal tersebut.

 

Dengan tegas anggota DPRD Langkat dari Fraksi Golkar ini menyatakan kalau dirinya tidak ada memprovokasi kelompok manapun. Hal tersebut dikatakan Edi Gea kepada Metrolangkat-binjai.com Rabu (7/4) malam melalui sambungan seluler setelah mendapat kabar namanya diseret dalam sebuah pemberitaan.

 

“ Jangan mengada-ada orang itu, jangan seenaknya saja membuat statement, memangnya tokoh Pemuda apa dia,darimana mengukurnya sebagai seorang tokoh pemuda,Kecamatan Serapit? “ Ujar Gea, pangilan akrab pria ini dengan nada sedikit tinggi.

 

“ Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kelompok ormas manapun yang saya provokasi,kalau masyarakat bersatu karena merasa resah dengan maraknya peredaran atau dampak dari Narkoba tersebut, saya rasa itu syah-syah saja dan patut diapresiasi.

 

Jadi disini, masyarakat sudah sadar akan bahanya narkoba itu, hal tersebut dirasakan dari berbagai aspek, baik dari tingkat Kriminal maupun gejala sosial lainya. Menurut saya, mereka yang tidak mendukung atau menghalangi pemberantasan Narkoba didaerah ini, diyakini bagian dari jaringan Narkoba itu sendiri.

 

“ Narkoba itu jelas musuh Negara karena merusak generasi penerus bangsa, jadi kita harus berperan aktif membantu Pemerintah dalam memberantas Narkoba, bukan malah muncul sebagai Pahlawan pembela Narkoba, menurut saya orang ini sangat aneh,apalagi dirinya disebut Tokoh Pemuda,” Ketus Edi Gea.

 

“ Kalau dikatakan saya ini suka dugem,hal itu tidak saya bantah, saya juga pernah mengunakan Narkoba. Saya bukan Bandar Narkoba, tapi pemakek. Semua itu ceritanya lima belas tahun lalu, semua itu sudah saya tingalkan. Saya bersyukur diberikan tuhan jalan kebenaran, saya sadar kalau selama ini saya melakukan hal yang salah.

 

Karena pernah mengalami hal itulah saya tau persis dampaknya, selain merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain, juga bangsa ini. Oleh sebab itulah, saya selalu menghimbau kepada siapa saja untuk menjauhi Narkoba atau memerangi Narkoba dengan tidak memakainya.

 

Terbukti, tiga orang pemakek berat berhasil saya selamatkan dari kecanduan Narkoba dengan cara membinanya, kini mereka bisa hidup bersih tanpa Narkoba. Ketiga penguna yang telah insaf tersebut bernama Firman PA, sudah 5 tahun berhenti memakai Narkoba, Reja Sembiring, sudah 3 tahun berhenti Narkoba dan Adilta Ginting, 2 tahun berhenti Narkoba.

 

Jadi masalah Narkoba ini bukan persoalan main-main, untuk itu marilah kita sadari betapa bahayanya Narkoba ini, bukan sebaliknya malah menjadi benteng ketika masyarakat ingin memberantasnya.” Ujar Gea seraya menuding orang yang menyudutkan dirinya tersebut sebaiknya cepat insyaf.(Red)   

 

 

 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+