Iklan

Sabtu, 17 April 2021, 16.21.00 WIB
Last Updated 2021-04-17T09:21:53Z
Berita Terkini

Suara Bising Recorder Burung Walet Didekat Masjid Raya Stabat Usik Kenyamanan Warga Beribadah

Berita Viral

Salah satu gedung penangkaran walet di Kota Stabat yang selalu mengeluarkan suara bising dari tape recorder pemikatnya.(Yong)


Stabat-Metrolangkat-binjai.com


Dari tahun ke tahun warga Masyarakat diseputaran Stabat Kota,ibukota Kabupaten Langkat diusik dengan bisingnya suara pemikat burung walet yang keluar dari lubang-lubang gedung tersebut.

Selain menganggu kenyamanan untuk beristirahat,suara nyaring yang dipantulkan dari suara tape recorder itupun tak jarang mengangu telingga masyarakat yang menjalankan ibadah seperti Sholat.

Hal tersebut disebabkan tidak adanya jam waktu berhenti suara pemanggil walet itu. Baik siang,sore maupun malam hari,suara nyaring dari puncak gedung terus terdengar nyaring.

Oleh sebab itu,di bulan suci Ramadhan seperti sekarang ini warga berharap kepada Pemerintah setempat untuk menertibkan bunyi suara tadi.

Kami merasakan sudah sangat tidak nyaman sekarang ini,bayangkan saja pihak pengusaha sudah tidak mengenal waktu membunyikan suara tape recorder waletnya.

Apakah itu waktunya Sholat Magrib,Ashar dan Djuhur." Ujar Syarun Khair dalam laman postingan FB nya yang dikutip Metrolangkat-binjai.com,Sabtu (17/5).


Untuk itu,Syahrun sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Langkat untuk menertibkan penangkaran burung walet yang telah berlangsung puluhan tahun ditengah tengah kota Stabat ini.

Kepada Bapak Bupati Langkat..
Kami merasakan tidak ada nya kenyamanan akibat  Pengusaha jahannam ini sudah tidak memperdulikan lagi masyarakat di sekitarnya.

Yang sudah tak mengenal waktu membunyikan suara tapee recorder di saat waktu  kami melalsanakan. Ibadah magrib. Ashar. Djuhur..

Sementara kami sangat mendukung program bapak Bupati masyarakat Rigius.. Bagaimana program visi bapak bisa berjalan kalau Pengusaha walet ini tidak mengindahkan peraturan yang sesuka hatinya tidak mengenal waktu menyurakan suara ini.

 Sementra mereka tidak berada di lokasi..Kami mohon Bapak Langkat. Dapt segera menertipkan suara walet ini...Kami masyrakat di sekitarnya sangat terganggu..
Mohon lerhatian klian pemimpin Langkat ini.." Tulis mantan Ketua PK KNPI Stabat ini.(Yong)