Iklan

Minggu, 16 Mei 2021, 10.14.00 WIB
Last Updated 2021-05-16T03:14:50Z
Berita Hari Ini

Deren Sopir Angkutan,Preman Satu ini Diamankan Polisi Binjai Timur

Berita Viral

Pelaku pemalak yang sempat viral di Medsos.

 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana Pungutan Liar (Pungli) diamankan petugas Kepolisian dari Polsek Binjai Timur, Polres Binjai, Sabtu (15/5) Sore, sekira Pukul 17.00 Wib.


Adapun pelaku yang dimaksud adalah Kasdim Silaban (24) yang mengaku beralamat di Perumnas Berngam, Kecamatan Binjai Kota. Kejadian tersebut di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, tepatnya di Simpang Taman Megawati.


Menurut informasi yang berhasil dirangkum, kejadian bermula saat masyarakat yang sedang melintas di Pos PAM II meuju Kota Binjai, melaporkan adanya perkelahian antar supir angkot di Simpang Taman Megawati, Binjai. Menanggapi hal tersebut, petugas Pos PAM II Megawati, langsung mendatangi TKP.

Preman yang meminta uang diamankan petugas setelah viralnya di Medsos


Sesampainya di TKP, Petugas Pos PAM melihat pelaku yang mengaku sebagai Supir Angkot, sudah diamankan oleh warga.


Guna meantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, petugas lalu menanyakan mengapa terjadi keributan kepada supir Angkot luar jurusan Medan Tembung yang berkelahi.


"Pada saat ditanya kepada Supir Angkot, terduga pelaku (Kasdim Silaban-red) menyetopnya persis di simpang Taman Megawati dan meminta uang sebesar Rp 5000 (Lima Ribu Rupiah) dengan alasan karena lapar mau makan, sehingga terjadi keributan/pertengkaran," urai Kasubbaghumas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Minggu (16/5).

Pelaku yang diamankan petugas tampak lesu.


Lebih lanjut dikatakan Perwira Pertama Polisi ini, pelaku meminta uang terhadap supir Angkot luar karena Angkot luar melintas di area Binjai, sehingga dengan cara halus meminta uang terhadap supir angkot luar dgn alasan lapar dan mau makan.


Akhirnya, petugas Pos PAM mengamankan pelaku dan mengajak korban supir Angkot luar, untuk membuat laporan Polisi secara resmi.


"Namun korban tidak mau ikut sembari mengatakan orang bapak ajalah yang urus kami mau pulang cepat dan buru buru," ungkap AKP Siswanto Ginting.


Akhirnya, Opsnal Polsek Binjai Timur menjemput dan membawa pelaku ke Mapolsek Binjai Timur, guna dimintai keterangannya.


"Karena korban tidak mau membuat laporan Polisi secara resmi, maka untuk terduga pelaku dilakukan pembinaan di Mapolsek Binjai Timur," ujar AKP Siswanto Ginting, seraya mengatakan, uang sejumlah Rp 5000, belum sempat diterima oleh terduga pelaku. (Tra)