Iklan

Kamis, 27 Mei 2021, 20.10.00 WIB
Last Updated 2021-05-27T13:10:03Z
Berita Terkini

Dikasi Uang Rp.20 Ribu, Pelajar Ini Akhiri Hidup Dengan Racun Paratop

Berita Viral

 

Racun yang diminum oleh korban ditemukan didalam kamar.


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Entah apa yang dalam pikiran Angga (16) seorang Pelajar yang menimba ilmu di SMU Abdi Negara, hingga harus mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun rumput, Rabu (26/5) malam, sekira Pukul 19.00 Wib.


Jasad pelajar Kelas ll yang bertempat tinggal di Dusun V Moncol Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat ini, pertama kali diketahui oleh kedua orangtuanya. 


Menurut informasi yang berhasil dirangkum awak media, ditemukannya jasad pelajar ini berawal saat Ibu korban yang bernama Asih (40) sekira Pukul 18.00 Wib, berusaha mencari korban dengan bertanya kepada teman temannya karena dari siang tidak keliatan. 

Keluarga korban saat ditemui dirumah duka.


Karena tak kunjung ketemu, Asih yang berprofesi sebagai petani ini akhirnya memutuskan untuk pulang. Sesampainya dirumah, ia melihat pintu kamar korban tertutup dan terkunci dari dalam.


Takut terjadi apa apa dengan keadaan anaknya, Asih langsung memanggil suaminya yang bernama Sahir (43) untuk membuka pintu kamar dengan cara didobrak.


Namun, betapa terkejutnya kedua orangtuanya setelah berhasil membuka pintu, karena melihat anaknya sudah tergeletak dan mulut menggeluarkan bui.


"Pada saat didobrak, orangtua korban langsung menjerit karena melihat mulut anaknya mengeluarkan bui, dan di sekitar korban terdapat racun rumput dengan merk Paratop," tegas Kapolsek Binjai AKP Budiadin, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (27/5) Sore.


Disinggung apa penyebab terjadinya bunuh diri tersebut, Kapolsek Binjai AKP Budiadin mengatakan, karena hubungan asmara.


"Motif dari bunuh diri tersebut karena asmara," ungkap AKP Budiadin.


Lebih lanjut dikatakan Perwira Pertama Polisi ini, hari ini, Kamis (27/5) Polsek Binjai melalui Kanit Reskrim Ipda Budi Santoso, bersama Kanit Intel OB Sirait bersama tim opsnal, melakukan lidik ke TKP.


"Usai melakukan lidik, diketahui bahwa beberapa jam sebelum ditemukan meninggal dunia, korban meminta uang jajan kepada ibunya. 


Permintaan korban pun dipenuhi oleh ibunya dengan memberikan uang sebesar Rp 20.000 (Dua Puluh Ribu Rupiah)," ujar Kapolsek Binjai.


Namun, sambung AKP Budiadin, uang senilai Rp 20.000 yang diberikan ibunya tersebut dianggap tidak cukup, korban lalu mengambil racun rumput merk Paratop, sembari mengatakan "Kalau tidak beri, saya akan minum racun ini".


"Karena tidak yakin dengan ancaman anaknya, sang Ibu pun akhirnya meninggalkan korban untuk bekerja," kata Kapolsek Binjai, sembari mengatakan, hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia didalam kamar rumahnya.


Kejadian tersebut kini sudah ditangani oleh Polsek Binjai. Sementara korban sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di Desa Sidomulyo. (Tra)