Iklan

Sabtu, 01 Mei 2021, 15.52.00 WIB
Last Updated 2021-05-01T08:52:13Z
Berita Terkini

Emak-Emak Korban Arisan Online Mitha Boutique Urungkan Niat Buat Laporan

Berita Viral

 


Langkat - Metrolangkat-binjai.com


Puluhan kaum Ibu yang mengaku ditipu melalui arisan Online Mitha dengan owner yang disebut sebut mereka bernama Mitha Singarimbun, akhirnya mengurungkan niatnya untuk membuat laporan di Polsek Kuala.


Sebab menurut mereka, usai berkumpul di Polsek Kuala, mereka disarankan oleh Petugas Kepolisian, agar menunggu hasil laporan yang sudah dibuat di Polres Langkat, beberapa waktu yang lalu.


"Belum jadi kami buat laporan. Karena pihak Polsek menyarankan agar menunggu hasil dari laporan beberapa anggota arisan yang dibuat di Polres Langkat," ungkap salah seorang anggota arisan Online Mitha yang mengaku bernama Ai, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (1/5) Siang.


Sebab menurut Ai, pihak Polsek Kuala menunggu hasil dari pengaduan beberapa anggota arisan Online Mitha yang dilaporkan di Polres Langkat.



"Kalau memang Pidana, baru kami disarankan untuk melapor," kata Ai, seraya menunjukkan jumlah uang yang mereka setor melalui arisan Online tersebut.


Pun begitu, lanjutnya, dari nama beserta jumlah uang yang mereka setorkan melalui arisan Online Mitha yang diperlihatkan oleh awak media, ternyata itu hanya sebagian kecil orang saja yang diketahuinya.


"Ini ada beberapa nama serta uang yang kami setor di arisan Online itu. Itupun hanya sebagian orang saja yang kami tau. Karena setau kami, ada sekitar 160 orang yang tergabung dalam group arisan Online tersebut," beber ibu rumah tangga ini.


Menyikapi hal tersebut, awak media pun mencoba melakukan konfirmasi kepada Owner arisan Online yang dimaksud, yaitu Mitha Singarimbun.


Namun, saat dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp, Mitha Singarimbun hanya membacanya tanpa membalas maupun mengangkat telpon selulernya.


Diketahui, sehari sebumnya, tepatnya Jumat (30/4) Siang, puluhan kaum ibu yang tergabung dalam "Arisan Online Mitha" melakukan aksi unjukrasa di "Mitha Boutique" yang berada di Jalan Binjai - Kulala, Kecamatan Kulala, Kabupaten Langkat.


Di Boutique berlantai 2 ini, tampak sang pemilik yang diketahui bernama Mitha Singarimbun, tampak berada di dalam. Namun, wanita yang disebut sebut oleh para pengunjukrasa tersebut sebagai Bandar dalam Arisan Online tersebut, tidak keluar dan malah mengunci pintunya.


Karena tidak mendapat respon dari pemilik Boutique, puluhan kaum ibu malah semakin bersemangat untuk menyuarakan tuntutannya sehingga mengundang pihak Kepolisian dari Polsek Kuala, datang ke lokasi.


"Penipu...pulangkan uang kami. Jangan kau makan uang kami," berikut isi tulisan yang diterpampang dan dibentangkan oleh para wanita yang mayoritas adalah kaum emak emak ini.


Menurut salah seorang Ibu Ibu pengunjukrasa yang bernama Vanesha, dalam arisan itu, setidaknya ada 2 Miliar Rupiah uang yang ada.


"Saya aja sendiri 50 Juta. Teman teman saya ada yang 75 Juta dan puluhan juta juga. Ini masih kami aja 3 orang," ungkap Vanesha, saat dikonfirmasi awak media.


Para kaum ibu yang tertipu tersebut menurut para pengunjukrasa, tidak hanya warga sekitar, namun ada yang dari luar kota, bahkan ada yang dari Jember, Provinsi Jawa Timur.


Karena terus berunjukrasa, akhirnya Kanit Reskrim Polsek Kuala, Iptu Tunggul Situmeang beserta anggotanya yang tiba dilokasi, mencoba melakukan mediasi.


Namun, para pengunjukrasa tetap akan bertahan di lokasi, bila sang bandar, yaitu Mitha Singarimbun, tidak ikut ke Polsek Kuala.


Akhirnya, melalui mediasi yang sedikit alot, Mitha Singarimbun bersedia hadir ke Polsek Kuala, guna mempertanggungjawabkan tuntutan para anggota arisan Online tersebut.


Pantauan awak media, Mitha Singarimbun ke Polsek Kuala dengan mengendarai Mobil Jenis Honda CR-V berwarna putih, nopol BK 1134 OR. (Tra)