Iklan

Selasa, 11 Mei 2021, 09.15.00 WIB
Last Updated 2021-05-11T02:16:24Z
Berita Terkini

Kader Satgas PMS Langkat Minta Polisi Proses Pemitnah Ketum Satgas PMS Mbelin Brahmana

Berita Viral

 

Ketua Satgas PMS Kabupaten Langkat Edi Bahagia Sinuraya.


LANGKAT-METROLANGKAT.COM


Ketua Satgas Pemuda Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, akhirnya angkat bicara terkait postingan yang diduga telah mencemarkan nama baik Ketua Umum PMS Langkat, Mbelin Brahmana.


Menurut Edi Bahagia, adapun postingan di laman Media Sosial facebook dengan akun @Yanes Yosua Frans, yang diunggahnya pada tanggal 13 Maret 2021 lalu, tertulis dihalaman komentar yang menjurus ke fitnah dan ditulis oleh akun milik Pasta Surbakti.


"Yang mana diduga dalam postingan tersebut atas nama Pasta Surbakti, ada menyebutkan nama Ketua Umum PMS yang menjadi dalang atas penyerobotan tanah dan pembakaran serta pencabutan tanaman di wilayah Dusun X Desa Suka Makmur, Kabupaten Deli Serdang," ungkap Edi Bahagia Sinuraya, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (11/5) pagi.


Sepanjang sepengetahuan kami, lanjut Edi Bahagia, Ketua Umum PMS bukanlah orang yang seperti dituduhkan oleh Pasta Surbakti, serta di videokan oleh Yanes Yosua Frans dalam akun Media Sosial facebook miliknya.


"Untuk itu, kami selaku Kader PMS, dengan ini menyatakan ketersinggungan atas postingan tersebut yang jelas tidak mendasar sama sekali. Kami berharap pihak kepolisian Sumatera Utara dan pihak terkait, dapat meluruskan hal tersebut," ujar pria yang saat ini juga menjadi anggota DPRD Langkat dari Fraksi Golkar ini.


Sebagai Kader PMS, Edi Bahagia Sinuraya juga menegaskan jika pihaknya meminta agar saudara Yanes Yosua Frans, segera melakukan klarifikasi atas tulisan yang telah dipostingnya itu.


"Jangan hanya mendengar sebelah pihak lalu memviralkannya," kata Edi Bahagia dengan nada kesal.


Ketua Satgas PMS, ia juga berharap agar persoalan ini segera dapat ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian dengan segera. Sebab, berdasarkan informasi yang diperoleh, Ketum PMS sudah melaporkan hal ini kepada pihak berwajib.


"Kami mohon atensi dan kerjasama semua pihak agar permasalahan ini tidak berkepanjangan. Kami kader PMS siap mengawal proses yang berjalan," demikian ungkap Edi Bahagia Sinuraya diakhir pembicaraannya. (Red)