Iklan

Senin, 24 Mei 2021, 14.53.00 WIB
Last Updated 2021-05-24T07:53:51Z
Metro Binjai

Ketua PWI Binjai Apresiasi Aksi Damai Bela Palestina

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai, Arma Delisa Budi, mendukung aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Presidium Ormas & Komunitas Islam Kota Binjai, yang digelar di Mesjid Agung Binjai, kemarin, Minggu (23/5).


Aksi damai #BelaPalestina yang digelar oleh Presidium Ormas & Komunitas Islam Kota Binjai, menurut Ketua PWI Binjai merupakan hal yang memang semestinya harus dilakukan. 


"Aksi damai yang dilakukan oleh mereka patut kita apresiasi dan ditularkan kepada yang lainnya," ungkap Arma Delisa Budi, saat ditemui diruangannya, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Senin (24/5), seraya berharap semoga Allah memberi kasih sayang kepada masyarakat Palestina yang terdzolimi dan menghukum orang orang yang Zolim.


Sebagai Ketua PWI Kota Binjai, Arma Delisa Budi juga mengatakan, tidak hanya organisasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang mendukung Aksi #BelaPalestina, bahkan sejumlah negara dan komunitas Internasional ikut beraksi untuk mengutuk kekejaman Israel di Mesjid Al-Aqsa dan Sheikh Jarrah.


"Kami PWI Binjai mengecam kekerasan yang dilancarkan oleh Israel karena menyebabkan ratusan warga Palestina termasuk anak anak, meninggal dunia dalam dua pekan terakhir ini," tegasnya.


Ia bahkan mengajak maayarakat, khususnya warga Binjai, untuk terus menggaungkan dukungan Kemerdekaan Palestina dengan kemampuan masing masing.


"Indonesia berhutang budi kepada Palestina karena menjadi negara pertama yang yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Sebagai anak bangsa, sudah sepantasnya kita mendukung penuh Palestina," urai pria berpostur kecil ini.


Selain mengutuk kekejaman Israel, Arma Delisa Budi juga meminta Pemerintah Indonesia memperkuat desakan kepada PBB agar menjatuhkan sanksi berat kepada Israel.


"Tindakan yang dilakukan tentara Israel dianggap perbuatan biadab, karena yang dilakukan Israel telah menyebabkan ratusan korban tewas, luka luka dan kehilangan rumah rumah mereka, khususnya telah menyebabkan perempuan, laki laki dan anak anak kehilangan orangtua, suami/istri dan anak-anak tercinta. Tindakan itu menyebabkan penderitaan lahir dan bhatin yang tidak terkirakan," ungkapnya Arma Delisa dengan nada kesal.


Untuk itu, lanjutnya, apa yang sudah dilakukan oleh Presidium Ormas & Komunitas Islam Kota Binjai, sudah tepat dan benar.


"Sebab tindakan biadab tentara Israel adalah bertentangan dengan ajaran Islam dan nilai nilai setiap agama serta nilai nilai kemanusiaan yang telah dijamin perlindungannya dalam Piagam Hak Asasi Manusia PBB serta Kovenan hak-hak Sipil dan Politik serta berbagai Konvensi PBB,” ujarnya.


Diakhir pembicaraannya, pris yang akrab disapa Budi ini juga mengatakan, kekejamaan Israel terhadap Palestina bertentangan dengaan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah dasar negara Pancasila dan bertentangan dengan UUD 1945.


Diberitakan sebelumnya, ratusan masyarakat Kota Binjai yang tergabung dalam Aliansi "Presidium Ormas 

& Komunitas Islam Kota Binjai" menggelar aksi damai di Mesjid Agung Binjai, yang beralamat di Jalan Soekarno - Hatta, Kecamatan Binjai Timur, Minggu (23/5).


Mengusung tema "Masyarakat Bela Palestina" kegiatan yang dilakukan hanya sekitar 100 orang ini, dikarenakan adanya aturan yang melarang untuk berkerumun dimasa Pandemi Covid-19. Pun begitu, mereka tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan, seperti menjaga jarak dan memakai masker.


Selain berorasi "Aksi #BelaPalestina" yang dilakukan ratusan warga Binjai ini juga melakukan do'a bersama, Flashmob, sekaligus menggalang dana untuk rakyat Palestina yang saat ini tertindas dan dibantai oleh tentara Yahudi Israel. 


Kalimat Takbir pun berulang kali terdengar dalam orasi tersebut. Bahkan, bentuk dukungan masyarakat Kota Binjai juga terlihat dalam sebuah tulisan yang banyak terlihat dalam aksi yang dipusatkan di halaman Mesjid Agung Binjai ini.


"Palestina Merdeka harga mati, Save Palestine, Binjai Peduli Palestina, Bersatu bela Al-Quds, Stop penindasan penganiayaan dan kekerasan, Duka Palestina duka kita," berikut beberapa isi tulisan yang tertulis dan dibawa oleh para peserta aksi. 


Ketua aksi damai Bela Palestina, Ustadz Imron Zuhri, dalam orasinya menegaskan, sebagai umat Islam, kita merasa terpanggil untuk membela saudara saudara kita yang tertindas dan dibunuh oleh zionis Israel.


"Saya sebagai Ketua dalam aksi ini, mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang telah mengorbankan harta benda, tenaga dan waktu untuk membela saudara saudara kita di Palestina. Kita semua berharap, semoga Palestina dan Umat Muslim bisa segera Merdeka," ungkap Ustadz imron Zuhri, seraya disambut Takbir oleh para peserta aksi damai.


Walau hanya dibatasi untuk 100 orang dikarenakan menghindari timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19, lanjut Ustadz Imron Zuhri, namun kami tetap bersemangat. 


"Kami berharap Pemerintah kita agar peduli ketika umat muslim kita tertindas. Untuk itu, Pemerintah harus membantu saudara saudara kita di Palestina," harapnya. (Tra)