Iklan

Jumat, 14 Mei 2021, 19.28.00 WIB
Last Updated 2021-05-14T12:28:49Z
Berita Terkini

Sanni Sesalkan Keributan SAPMA PP Dengan Warga Saat Sholat Tarawih

Berita Viral

 

Kerumunan warga dilokasi Keributan kemarin.


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Bentrok antara masyarakat dengan SAPMA PP Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, yang terjadi pada Selasa (11/5) malam, banyak mendapat kecaman dari berbagai pihak.


Sebab, kejadian itu terjadi pada saat masyarakat, khususnya umat muslim, sedang melaksanakan Ibadah Sholat Isya sekaligus Sholat Tarawih. 


Salah seorang yang angkat bicara terkait bentrok itu adalah Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada saat Bulan Suci Ramadhan, serta bertepatan dengan pelaksanaan Sholat Tarawih.


"Keributan bahkan kerusuhan yang dilakukan oleh mereka itu dilakukan pada Bulan Suci Ramadhan, bahkan disaat warga sedang melaksanakan ibadah Sholat Isya dan Tarawih," ungkap Sanni Abdul Fattah, Jumat (14/5) Sore.



Menurut Sanni, sebagaimana yang diketahui bahwa mereka ini sengaja membuat keributan dan kerusuhan dirumah salah satu warga yang bersebelahan dengan Mesjid. "Hal inilah yang membuat warga marah akibat kelakuan tidak pantas tersebut," kata Sanni dengan nada kesal.


Untuk itu, lanjutnya, kami berharap agar para Pimpinan Pemuda Pancasila (PP) bisa menindak tegas para Oknum yang mengatasnamakan dan atau membawa bawa nama Ormas Besar (PP) tersebut.


"Karena perbuatan yang sangat tidak terpuji itu telah mencoreng nama besar Ormas Pemuda Pancasila. Terlebih lagi sebagaimana yang kami dengar, bahwa mereka sengaja menggeber geber suara Sepeda Motornya di rumah warga, dimana disaat itu para warga sedang menjalankan ibadah Sholat di Bulan Suci Romadhan," beber Sanni Abdul Fattah.


Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini juga menyesalkan adanya pertikaian (perkelahian) antara mereka dengan para warga.


"Dengan mereka sengaja datang beramai ramai alias konvoi, itu artinya mereka sengaja mau membuat kerusuhan dan keributan," ujarnya.


Untuk itu, selaku salah seorang Ketua Ormas Islam, Sanni Abdul Fattah meminta kepada aparat penegak hukum, yaitu Polres Binjai, untuk segera menangkap para perusuh dalam peristiwa itu.


"Ditambah lagi bahwa dalam kejadian itu telah menimbulkan korban luka, maka kami sangat berharap agar Polres Binjai secepatnya memproses oknum oknum yang terlibat. Karena mereka telah dengan sengaja membuat kerusuhan dan keributan di Bulan Suci Ramadhan, bahkan disaat para warga sedang menjalankan ibadah Sholat di Mesjid," urai Sanni Abdul Fattah.


Ia juga menambahkan, dengan menggeber Sepeda Motor di dekat Mesjid, tentunya para jamaah yang berada di Mesjid, merasa sangat terganggu dengan perbuatan mereka.


"Kami juga meminta kepada para pimpinan Ormas Pemuda Pancasila, untuk menindak anggotanya, jika memang benar itu adalah anggotanya yang telah berbuat kerusuhan dan keributan kepada para warga dan Jamaah Sholat di Mesjid," bebernya.


Pun begitu, lanjut Sanni, bila ada Oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Ormas Pemuda Pancasila, maka ia juga berharap agar hal tersebut bisa segera ditertibkan.


"Sebab apapun itu, perbuatan mereka ini telah mencoreng nama baik Ormas Pemuda Pancasila di Kota Binjai," demikian kata Sanni Abdul Fattah diakhir pembicaraannya. (Tra)