Iklan

Senin, 28 Juni 2021, 14.32.00 WIB
Last Updated 2021-06-28T07:32:56Z
Berita Hari Ini

Di HANI 2021 BNN Kota Binjai Berikan 10 Penghargaan

Berita Viral


 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai memberikan sertifikat penghargaan kepada 10 orang yang berapartisipasi dalam melakukan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).


Mengusung tema "Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di Era Pandemi Covid 19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)" penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNNK Binjai, AKBP Suprayogi, di Kantor BNNK Binjai, Senin (28/6).


Sepuluh orang yang diberikan sertifikat penghargaan yakni, Yayasan Rumah Sehat Harapan, Yayasan Mutiara Abadi Bangsa, Lurah Rambung Timur, Lurah Binjai Estate, Wak Ong, Mujianto, Tumingin, Sandi, Wahyudi, Januar, Arifin Matondang dan Benardi.


Kepala BNNK Binjai AKBP Suprayogi mengatakan, dalam memperingati HANI tahun 2021, BNNK Kota Binjai memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berapartisipasi dalam melakukan P4GN.


"Sebelum memberikan penghargaan tadi dalam peringatan HANI, kami juga mengikuti acara virtual dengan BNN Republik Indonesia," ucapnya.


Lebih lanjut dikatakan Suprayogi, langkah strategis yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota Binjai dalam upaya perang melawan narkotika yakni melakukan penyuluhan P4GN sampai ke tingkat lingkungan.


Perwira Menengah Polisi ini juga menegaskan, selain melakukan Penyuluhan, BNNK Binjai juga membentuk agen pemulihan dan langsung dilatih oleh BNN RI di Jakarta. 


"Kami sudah mengirimkan empat orang membentuk agen pemulihan. Selain itu, kita bersama dengan Pemerintah kota juga juga membuat program Calon Pengantin (Catin) bagi pasangan yang akan menikah sehingga menghindari dari penceraian dini akibat penyalahgunaan narkoba," katanya.


Suprayogi menegaskan, pemberantasan narkoba bukan hanya tugas Polri dan BNN, namun semua lapisan harus terlibat, baik Forkopimda dan masyarakat.


"Masyarakat harus aktif melihat perkembangan anak anaknya. Selain itu, masyarakat juga tidak boleh memberikan rumah kepada bandar narkoba," tegasnya.


Sebagai Kepala BNN Kota Binjai, ia mengatakan lebih baik para pecandu narkoba direhabilitasi dari pada di masukkan penjara, Karena kalau dimasukkan penjara bisa lebih parah bergabung dengan para bandar.


"Kita lebih mengutamakan pencegahan daripada penindakan, barang bukti di bawah 1 gram bisa dilakukan rehabilitasi, jadi kita meminta Pemerintah Daerah untuk membuatkan tempat rehab," pungkasnya. (Kus)