Iklan

Kamis, 10 Juni 2021, 13.47.00 WIB
Last Updated 2021-06-10T06:47:37Z
Kabar Asahan

Gratieks Asahan Dorong & Edukasi Pelaku Usaha Serta UMKM Masuk Pasar Ekspor

Berita Viral


Asahan- Metrolangkat-binjai.com


Bupati Asahan H Surya diwakili Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Asahan John Hardi Nasution, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) 2024 komoditas pertanian dalam rangka mensukseskan pembangunan pertanian dalam wilayah layanan karantina Tanjung Balai-Asahan bertempat diaula Hotel Marina Kisaran, Selasa (08/06/2021).


Kepala Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan Edward Syam, mengatakan Kementerian Pertanian melalui badan karantina pertanian berkomitmen untuk memfasilitasi serta mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian di Indonesia.


Selanjutnya berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi terkait baik dari Pemerintah Daerah, dinas-dinas yang membidangi pertanian, perkebunan dan perdagangan serta instansi lain lingkup Kementerian Pertanian. 


Salah satu program Kementrian Pertanian yang sedang dijalankan tahun ini adalah progam Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yaitu gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas oleh Presiden RI yang kemudian disambut oleh Menteri  Syahrul Yasin Limpo.


"Gratieks merupakan langkah strategis program jangka panjang dalam meningkatkan sisi produksi hingga 7 % per tahun, sekaligus merealisasikan arahan Presiden dan Mentan dalam mendorong roda ekonomi nasional," ucap Edward.


Edward menambahkan, gerakan ini akan berhasil jika semua pemangku kepentingan pembangunan pertanian menyatu dalam satu tekad dan aksi dari hulu sampai hilir sesuai dengan tugas dan fungsinya. 


Sementara karantina pertanian akan terus berperan dan berupaya meningkatkan pelayanan melalui pemberian pelayanan yang prima dalam memperlancar proses ekspor sesuai kewenangan yang diberikan kepada karantina pertanian khususnya dalam pemeriksaan produk dan penerbitan sertifikat kesehatan (Phyitosanitary Certificate) 


Berdasarkan data kantor Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan. Edward menjelaskan ada 5 produk eksport unggulan di wilayah Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhan Batu Utara. Komoditas ekspor tersebut antara lain adalah minyak sawit dan turunannya, kelapa parut, sapu lidi, buah pisang dan domba. Kelima komoditas ekspor tersebut mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2021 ini, dibandingkan tahun sebelumnya. 


"Kami yakin, masih banyak komoditas pertanian lain yang bisa kita gali potensinya untuk menjadi komoditas ekspor, khususnya di wilayah Kabupaten Asahan ini. Maka melalui acara ini hendaknya dapat membuka wawasan kita untuk bisa menggali lebih banyak lagi potensi-potensi ekspor komoditas pertanian yang ada di sekitar kita sebutnya




Sementara Bupati Asahan diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan John Hardi Nasution, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, mengucapkan terima kasih serta menyambut baik atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat pelaku usaha dan UMKM tentang gerakan tiga kali lipat ekspor Kabupaten Asahan.


 Sebab hal ini sangat bersinergi dengan visi misi dan program Bapak Bupati pada penjabaran poin 2, 3 dan 4 yakni, Meningkatkan kerjasama intensif dengan pelaku usaha dan kelompok masyarakat, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta menciptakan iklim yang kondusif dan kemudahan investasi bagi pengembangan usaha dalam menciptakan lapangan kerja.



Dimana tidak bisa dipungkiri, masih sulitnya bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menembus pasar global. dikarenakan rumitnya perizinan hingga kualitas produk yang belum berdaya saing. Oleh sebab itu diharapkan para pemangku kepentingan duduk bersama memecahkan permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha dan UMKM untuk bisa menembus pasar global.


Selanjutnya Bupati berharap, pelaksanaan kegiatan gerakan tiga kali lipat ekspor Kabupaten Asahan ini dapat mendorong dan mengedukasi para pelaku usaha UMKM untuk memasuki pasar ekspor atau pasar global selain dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan capaian ekspor juga sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing di pasar global serta dapat meningkatkan devisa negara pada umumnya dan Kabupaten Asahan pada khususnya di masa pandemi covid 19 saat ini.(Pram)