Iklan

Selasa, 15 Juni 2021, 13.56.00 WIB
Last Updated 2021-06-15T06:56:56Z
Berita Hari Ini

Ketua DPD PKS Kota Binjai Minta Tangkap Pembakar Rumah Wartawan

Berita Viral

 

Ketua DPD PKS Kota Binjai Muhty Ardiansyah

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Dibakarnya rumah wartawan yang beralamat di Jalan Bantara Raya, Lingkungan XII Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, yang dilakukan oleh OTK dan terjadi pada Minggu (13/6) Dinihari, terus disoroti oleh berbagai pihak, baik tokoh masyarakat maupun tokoh agama.


Kali ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Binjai, Muhty Ardiansyah S.Pd, yang juga ikut menyoroti terbakarnya rumah wartawan yang dilakukan oleh OTK.


Muhty juga menyesalkan adanya pembakaran rumah milik wartawan yang idealnya berfungsi sebagai kontrol sosial. "Pers harus tetap bertahan sebagai pilar keempat di negara demokrasi. Bahkan dalam menjalankan profesinya juga diatur dalam undang undang nomor 40 tahun 1999," ungkap Muhty Ardiansyah.


Untuk itu, lanjut pria berpostur tinggi ini, profesi wartawan seperti menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik melalui media massa, bertanggung jawab kepada publik dalam setiap produk jurnalistiknya.


"Tapi yang saya dengar mengapa malah ada intimidasi atau ancaman yang berujung pada pembakaran rumah yang dilakukan oleh OTK," tegasnya, sembari mengatakan bahwa seorang wartawan menjalankan profesinya dengan kode etik jurnalistik yang sudah ditetapkan Dewan Pers.


Atas kejadian yang menimpa korban, Muhty Ardiansyah meminta kepada aparat Penegak hukum, agar segera menangkap pelaku sekaligus aktor dibalik kejadian tersebut.


"Presiden baru baru ini meinstruksikan kepada Kapolri untuk menangkap aksi premanisme. Untuk itu, kami berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya," ujar Muhty Ardiansyah.


Sebagai Ketua DPD PKS Kota Binjai, Muhty juga mengutuk perbuatan pelaku yang sudah membakar rumah korban. Sebab, pada saat itu, ada 4 orang anak kecil didalam rumah yang merupakan cucu korban.


"Perbuatan keji yang dilakukan pelaku pastinya tidak terpuji. Apalagi di tengah pandemi Covid -19, profesi jurnalis atau wartawan perannya sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat," urainya.


Diketahui, rumah seorang wartawan senior, Sabarsyah (65) dibakar OTK pada Minggu (13/6) dinihari. Akibatnya, bagian depan rumah beserta beberapa harta milik korban ikut dilalap sijago merah.


Pasca terbakar, sang pemilik rumah langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Binjai. Korban menduga, dibakarnya tempat tinggalnya tersebut karena dalam beberapa hari kebelakang ini, anaknya juga menjadi wartawan di salah satu media cetak di Sumut, aktif memberitakan kasus judi dan narkoba yang ada di Kota Binjai. (Kus)