Iklan

Kamis, 10 Juni 2021, 14.19.00 WIB
Last Updated 2021-06-10T07:19:27Z
Berita Hari Ini

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Susanto : Timsel KIP Yang Diteken Gubsu Baru Syah

Berita Viral

 

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto.

Medan - Metrolangkat-binjai.com


Pendaftaran Calon Komisioner KIP (Komisi Informasi Publik) Periode 2021-2025, yang diumumkan pada tanggal 1 Mei 2021 lalu, akhirnya tidak berlaku dan akan diulang kembali sebelum adanya Tim Seleksi (Timsel) yang ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.


Hal itu ditegaskan Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto, saat dikonfirmasi awak media terkait adanya gunjang ganjing Komisioner KIP. 


"Perlu kami sampaikan bahwa tanggal 25 Mei 2021 kemarin, kita sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A, dan memanggil Kominfo terkait pengumuman 1 Mei 2021 Calon Komisioner KIP," ujar Hendro Susanto, Kamis (10/6) Siang.


Diakui oleh Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dalam RDP tersebut, Komisi A DPRD Sumut juga sudah meluruskan bahwasanya pihaknya meminta agar Kominfo tidak melanjutkan proses yang dilakukan sebelum adanya Timsel yang ditandatangani oleh Gubsu. 


"Artinya, pendaftaran tanggal 1 Mei 2021 lalu, sudah tidak berlaku. Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan KIP No 4 tahun 2016, Pasal 6, Pasal 10 dan Pasal 4," urainya.


Setelah proses Timsel selesai ditandatangani oleh Gubsu dan Kominfo, pada sore harinya (usai RDP) pihaknya mengundang Timsel yang terpilih tersebut dalam Rapat lanjutan RDP tertanggal 31 Mei 2021, diruang kerja Komisi A DPRD Sumut.


"Disitu kita berkenalan dengan Timsel, lalu kita melanjutkan dan menyampaikan agar proses pendaftaran Calon Komisioner KIP dilakukan ulang, sesuai Peraturan No 4 tahun 2016," ungkap Hendro.


Tidak hanya itu, lanjut pria berkacamata ini, dalam pertemuan itu, pihaknya juga memberikan penekanan kepada Timsel, agar bekerja secara Independen, maksimal, optimal, transparan dan akuntabilitas.


"Mengapa?! Karena di Timsel ini komposisinya luar biasa. Banyak Guru Besar, seingat saya ada 3 atau 4 Profesor di Timsel yang kita yakin kwalitasnya," beber Hendro, sembari berharap agar Timsel dapat bekerja secara independen serta dapat menyampaikan kepada publik Sumut.


Tidak hanya itu, Hendro juga menegaskan bahwa nantinya pihaknya akan menghadirkan Calon Calon Komisioner yang berkualitas dan peduli, serta mau bekerja untuk menghadirkan keterbukaan informasi publik yang benar di Sumatera Utara.


"Dalam hal ini, kita juga memberikan catatan kritis kepada pihak Timsel, agar mengulang pendaftaran serta memaparkan jadwal rencana mereka. Kami meyakini proses itu akan maksimal berjalan selama 3 bulan (Juni-Agustus). Sebab pada bulan Agustus nanti, kita berharap sudah selesai proses semuanya," tegas Hendro Susanto saat dihubungi Via WhatsApp.


Lebih lanjut dikatakan pria berpostur tinggi ini, Timsel juga sudah mrnyampaikan kepada Komisi A DPRD Sumut, terkait dengan Timeline dan materi kerjanya.


"Kita juga memberi catatan kepada mereka (Timsel-red) agar bekerja dengan hati, tulus, akuntable dan transparan," tuturnya.


Saat disinggung bagaimana bagi Calon Komisioner yang sudah mendaftar pada Periode 1 Mei 2021 kemarin yang sudah diumumkan oleh Pansel dan Kominfo?! Pria yang selalu akrab dengan awak media ini kembali menegaskan bahwa pihaknya meminta untuk segera diulang.


"Kita minta untuk diulang semua. Sedangkan bagi Calon yang sudah menyerahkan dokumen, harap membaca lagi pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Timsel. 

Artinya, dokumen yang sudah ada tersebut harus dilengkapi lagi. Jadi tidak perlu mengulang dokumen," tutur Hendro, sembari meminta kepada para Calon Komisioner KIP, agar segera melengkapi persyaratan umum maupun persyaratan khusus ke Sekretariat Kominfo.


Legislator dari fraksi PKS Dapil XII (Binjai - Langkat) ini juga menambahkan, nantinya pada Timeline agar di Publish nama nama Calon Komisioner yang lulus administrasi, lulus proses di Timsel, serta meminta masukan dari Publik Sumut, Tomas, Toga, tokoh adat serta awak media, agar dapat memberikan kritikan terkait nama Calon Komisioner, sebelum nantinya diserahkan kepada Komisi A, untuk dipilih menjadi 5 Komisioner KIP, Periode 2021-2025.


"Kami siap menerima kritikan dari teman teman media dan lainnya untuk perbaikan kualitas demokrasi di Sumut. Mari sama sama kita menjaga, menghadirkan Sumut yang bermartabat, Sumut yang berkualitas demokrasinya dan informasi yang benar," tegasnya, sembari berharap kepada warga Sumut agar jangan sampai tidak mendapat inovasi ini.


Diakhir pembicaraannya, Hendro Susanto meminta kepada Kominfo, agar memaksimalkan proses pendaftaran Calon Komisioner KIP ini ke seluruh pelosok Desa yang ada di Sumatera Utara. (Kus)