Iklan

Selasa, 15 Juni 2021, 20.39.00 WIB
Last Updated 2021-06-15T13:39:38Z
Berita Hari Ini

Ssttt..,Ada 16 Siswa Siluman Di MTs,Begini Respon Anggota DPR

Berita Viral

 

Hendro Susanto, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, 

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Adanya dugaan ditemukannya 16 Siswa Siluman di MTs 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai, yang beralamat di Jalan Pekan Baru, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, kini menjadi perbincangan banyak orang.


Berbagai dugaan pun akhirnya muncul dari banyak warga, mulai dari adanya kecurangan Panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) MTs Negeri Binjai, oknum Kepala Sekolah yang bermain, hingga ketidaksiapan Kementerian Agama Kota Binjai yang semestinya mempunyai tanggung jawab dan peran yang sangat penting dalam koridor penerimaan Siswa baru.


Dugaan adanya 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai tersebut ternyata sudah didengar oleh DPRD Sumatera Utara. 


Bahkan, Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang mempunyai peran dan tanggung jawab dalam mewujudkan efisiensi, efektifitas produktivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintah Daerah ini, kini sedang menyorotinya.


Adalah, Hendro Susanto, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, akhirnya angkat bicara terkait adanya dugaan 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai. 


Menurutnya, belum adanya akuntabilitas dan transparansi dalam proses PPDB, menjadi salah satu penyebab adanya dugaan yang dimaksud.


"Terkait dengan adanya dugaan 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai, kami dari Fraksi PKS DPRD Provinsi Sumatera Utara, saat ini menyoroti hal tersebut. Kami menduga belum terjadi akuntabilitas dan transparansi dalam proses PPDB untuk menerima Siswa baru di Sekolah tersebut," ungkap Hendro Susanto, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (15/6).


Pria berkacamata ini juga menegaskan, jika dugaan tersebut ternyata benar, ia meminta hal tersebut segera diusut tuntas agar bisa diketahui siapa para Oknum yang bermain didalamnya.


"Ini harus diusut tuntas siapa oknumnya, hingga muncul 16 nama Siswa yang diduga memang benar merupakan Siswa Siluman. Karena ini sudah tidak sesuai dengan prinsip prinsip PPDB untuk memberikan semua pelajar mempunyai kesempatan yang sama secara adil agar bisa menikmati Pendidikan di Sekolah, baik itu SMP atau MTs Negeri," ujarnya.


Selain belum terjadi akuntabilitas dan transparansi dalam proses PPDB, Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga melihat ada kelalaian dari Oknum PPDB.


"Ini juga harus di usut tuntas. Untuk itu kita minta kepada Kemenag Kota Binjai, agar segera mengusutnya dan menyampaikan kepada publik Sumatera Utara, khususnya di Binjai dan Langkat, bahwa apa yang terjadi sekarang ini harus di buka secara terang benderang," tegas Hendro dengan nada kesal.


Sebagai Wakil Rakyat, Hendro juga menambahkan, dengan adanya 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai, tentunya para anak didik yang berpotensi masuk di Sekolah tersebut, tidak mempunyai peluang untuk mengenyam Pendidikan ditempat itu.


"Jangan sampai ada anak anak yang berpotensi untuk masuk, namun dikarenakan adanya dugaan 16 Siswa Siluman tersebut, akhirnya menghambat dan mencederai orang orang atau Siswa yang berkualitas untuk masuk Sekolah MTs Negeri Binjai," beber Hendro.


Untuk itu, sebagai Anggota DPRD Provsu Dapil XII (Binjai - Langkat) pria berpostur tinggi ini berharap, sekaligus mengajak dan menghimbau Panitia Seleksi PPDB, untuk tranparansi sehingga tidak mencoreng nama baik dunia Pendidikan.


Sebab, dengan adanya dugaan 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai, Hendro juga menilai bahwa hal tersebut sudah tidak sesuai dengan Prinsip Undang Undang Sikdiknas (Sistem Pendidikan Nasional).


"Diawal saja kalau sudah begini, bagaimana proses Pendidikan kedepannya. Mari kita sama sama menjaga kualitas Pendidikan hingga proses input dan output-nya. Sebab, jika input-nya sudah bermasalah atau diduga dimainkan, maka itu tidak benar dan tentunya sangat sangat mencederai dalam dunia Pendidikan kita," urainya.


Diakui Hendro, sebagai anggota DPRD Provsu dari Fraksi PKS, sebelumnya dirinya juga sudah banyak mendapatkan laporan dari masyarakat tentang ketidakpuasan yang terjadi di MTs Negeri Binjai.


"Saya wajib menyuarakan dan menyampaikan pada Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Jika ini bisa di tuntaskan, tentunya kami sangat berterima kasih. Namun jika hal ini tidak bisa dituntaskan, maka saya akan membuat laporan kepada Pimpinan Komisi VIII DPR RI, agar ini menjadi perhatian serius. Bahkan bila perlu di evaluasi. Jika memang ada indikasi pelanggaran, maka harus dicopot," kata Hendro diakhir pembicaraannya.


Terkait adanya dugaan 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Ainul Aswad, berjanji akan segera mengambil tindakan tegas terkait PPDB MTs Negeri Binjai yang dilaksanakan pada bulan lalu.


Selain berjanji akan memanggil Panitia PPDB untuk dimintai penjelasannya, Ainul Aswad juga berjanji akan memberikan sanksi tegas jika terbukti Oknum Kepala Sekolah MTs Negeri Binjai, melakukan kecurangan. (Kus)