Iklan

Jumat, 18 Juni 2021, 16.07.00 WIB
Last Updated 2021-06-18T09:07:36Z
Berita Hari Ini

Terkait Kabar Siawa Siluman Anggota DPRD Sumut Turun Kroscek

Berita Viral

 

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Guna menindaklanjuti laporan dari masyarakat, serta adanya kabar santer dipemberitaan terkait adanya dugaan 16 Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai yang beralamat di Jalan Pekan Baru, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, akhirnya Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto, mendatangi Sekolah setara menengah Pertama ini, Jumat (18/6).


Ditemani oleh rekannya, Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini disambut langsung oleh Kepala Sekolah MTs Negeri Binjai, Nikmatussakdiah S.Pd MM, beserta para guru di Sekolah tersebut.


Menurut Hendro Susanto, selain bersilaturahmi, kedatangannya di Sekolah MTs Negeri Binjai ini guna merespon masukan masyarakat terhadap dugaan dugaan dan indikasi laporan yang disampaikan kepadanya.


"Yang pertama adalah bersilaturahmi, selanjutnya merespon masukan dari masyarakat terhadap dugaan dugaan dan indikasi laporan yang harus saya tabayun untuk mencari informasi kebenaran ke Sekolah ini. Kita juga harus menjadi jembatan bagi masyarakat serta pihak lainnya, dan menempatkan posisi kita di tengah," ungkap Hendro, saat dikonfirmasi awak media, usai mendatangi MTs Negeri Binjai.


Sebab dengan melakukan Tabayyun, kata Hendro, kita bisa mendapatkan informasi yang jelas. "Jadi ketika Tabayyun, ada informasi yang diberikan dari yang kita tabayyuni itu. 


Terkait hal itu benar atau tidak benar, maka itu akan memberi konsekwensi sendiri. Jadi dengan kami bicara apa adanya saja dan tidak perlu di tutupi, karena kita punya jaringan yang luar biasa dan terhubung dengan Pusat, dan bisa diakses, demi masyarakat yang ada di Sumut dan di Indonesia," ucapnya.


Disinggung jika akhirnya terbukti benar dugaan adanya Siswa Siluman di MTs Negeri Binjai tersebut, Pria yang pernah belasan tahun menjadi Staf Ahli DPR RI menegaskan, hal itu tentunya bisa dijerat dengan Pidana.


"Kalau memang terbukti ada setoran, tentunya ada Pidana. Kita juga minta penjelasan dan kita laporkan ke Ombudsman dan KIP (Komisi Informasi Publik) yang ada di Provinsi, untuk segera ditindaklanjuti," tegas Hendro Susanto, sembari menambahkan, saat ini KIP sudah bekerja maksimal, hanya saja masyarakat belum banyak mengetahui.


Sebagai Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro meminta kepada Kepala Sekolah sebagai pemimpin tertinggi dan bertanggung jawab penuh terhadap PPDB 

dan pada panitianya, untuk berlaku adil, transparan dan akuntable.


"Bekerjalah secara profesional, jangan sampai kezoliman kecil menyebabkan orang tidak bisa masuk karena dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan kita. Semua anak Bangsa, terutama di Binjai, mempunyai hak yang sama untuk masuk, tetapi dengan prosedur dan proses yang benar," bebernya.


Sedangkan kepada masyarakat, Pria berkacamata ini berharap agar mendidik dan jangan berbuat yang tidak benar. "Jadi berlakulah dengan tegak lurus dan kalau memang sianak layak, berjuanglah maksimal dan berdoa kepada Allah, serta jangan berbuat yang macam macam," harapnya.


Kalau memang ada yang melenceng dan masuk ke ranah Pidana, sambung Politisi Dapil XII ini, ia mempersilahkan agar memasukman ke Pidana guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Karena melakukan indikasi Mulanitrasion itu juga termasuk ranah Pidana. Misal yang lulus sekian, ketika masuk berubah namanya. Itu sudah termasuk Pidana. 


Saya bukan menakut nakuti, tapi itu fakta. Jadi Mulanitrasion itu mulai dari data kelulusan yang Online dan proses seleksi berjalan ketika di lapangan itu berubah, tentunya bisa masuk ke ranah Pidana karena sudah merubah data," kata Hendro Susanto.


Diakhir pembicaraannya, Hemdro Susanto mengucapkan terima kasih kepada tenaga pendidik maupun Kepala Sekolah, karena sudah menghadirkan Pendidikan yang berkarakter. "Saya sebagai anggota DPRD, mempunyai tanggung jawab, karena Pendidikan itu menjadikan insan bertakwa.


Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Negeri Binjai, Nikmatussakdiah, saat dikonfirmasi awak media, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto.


Pada kesempatan itu, Nikmatussakdiah menjelaskan, PPDB MTs Negeri Binjai ditahun 2021, sebanyak 327 orang calon Siswa.


"Namun yang mengikuti ujian sebanyak 318 calon siswa. Sementara kita membutuhkan 320 Siswa dari 10 Kelas dengan kapasitas 32 Siswa perkelas yang disiapkan untuk tahun ini," urai Nikmatussakdiah.


Sebagai Kepala Sekolah, Nikmatussakdiah juga menegaskan bahwa PPDB sudah sesuai dengan Juknis. "Dalam proses PPDB, ada 9 orang calon Siswa yang menarik berkas. Sedangkan Pendaftaran gelombang pertama dilakukan mulai 5 -11 Mei. Sedangkan gelombang kedua dilakukan pada 17-22 Mei. Itu dilakukan setelah kami konfirmasi ke Kanwil dan disetujui oleh Kasi Kurikulum," tuturnya.


Disoal adanya dugaan belasan Siswa Siluman yang saat ini santer terdengar, wanita berhijab ini mengaku bingung. Sebab menurutnya, penunjukan Ketua PPDB, juga melibatkan Komite Sekolah.


"Saat ini sedang kami telusuri terkait dugaan itu. Namun kalau ada yang terbukti bermain, akan saya berikan sanksi tegas berupa pemberhentian," katanya. 


Diakhir ucapannya Nikmatussakdiah mengatakan, saat ini MTs Negeri Binjai sudah dihibahkan oleh pihak Sekolah dan merupakan aset milik Kemenag Binjai. (Kus)