Iklan

Kamis, 03 Juni 2021, 10.45.00 WIB
Last Updated 2021-06-03T03:48:38Z
Lintas Sumut

Tingkatkan Agro Industri,4 Kabupaten/Kota Ikuti Pelatihan

Berita Viral

Peserta pelatihan Agro Industri terlihat serius mengikuti kegiatan.



Medan - Metrolangkat-binjai.com


Dalam rangka meningkatkan daya saing Produk Agro Industri di Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provsu menggelar Pelatihan "Peningkatan Kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk pengolahan Industri Agro".


Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (2/6) dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provsu, Dr Ir Riadil Akhir Lubis M.Si, yang diwakili oleh Hj Nuraidah MM, selaku Kepala Bidang Industri Kecil Agro Hasil 

Hutan (IKAHH).


Sebanyak 20 peserta dari 4 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, hadir dalam kegiatan yang rencananya akan digelar selama 3 hari ini. 


Tidak hanya itu, guna menunjang kegiatan agar lebih bermanfaat, para peserta juga akan diberi materi pelajaran, yang akan menjadi acuan dari para peserta.


Nuraidah dalam sambutannya mengatakan, Industri Agro merupakan kelompok sektor Manifaktur yang selama ini memberi kontribusi besar terhadap perekonomian Nasional. Sebab, ditengah Perindustrian non migas, ternyata industri makanan dan minuman, juga dapat tumbuh dengan positif.


"Sektor industri agro yang memberikan kontribusi besar pada PBD sektor pengolahan non migas, antara lain, untuk sektor industri makanan dan minuman sebesar sebesar 39,51 persen, serta industri pengolahan tambahan sebesar 4,8 persen," ungkapnya.


Sedangkan untuk industri kertas dan barang dari kertas, lanjut Nuraidah, sebesar 4,22 persen. Sedangkan untuk industri kayu, kotak dan furniture sebesar 2,84 persen.


"Industri agro juga memiliki peranan penting dalam kontribusi nilai ekspor sektor pengolahan non migas," ujar wanita berhijab ini.


Lebih lanjut dikatakan Nuraidah, saat ini pengembangan industri Agro cukup prospektif. Potensi tersebut antara lain didukung Pasar domestik yang besar, Sumber Daya Pertanian yang melimpah sebagai sumber bahan baku dalam negeri.


"Perubahan Pola konsumsi konsumen yang beralih ke makanan kemasan modern, sehingga muncul agro nasional yang sudah mampu bersaing ditingkat global," beber wanita paruh baya ini.


Mewakili Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provsu, Nuraidah juga menegaskan, upaya untuk memperkuat daya saing produk industri Agro, antara lain dari segi kualitas, harga, kemampuan Sumber Daya Manusia, serta tehnik dan teknis teknologi industri Agro, guna memperkuat kemampuan produksi nasional di Pasar global.


"Untuk itu kami undang bapak dan ibu semua, supaya mengerti bagaimana meningkatkan daya saing produk industri Agro di Sumatera Utara," ujarnya, sembari mengatakan, dalam kegiatan ini, pihaknya sudah menyiapkan 5 orang narasumber yang berkompeten dibidangnya masing masing.


Pada kesempatan itu, Nuraidah juga memberikan alasan mengapa hanya 4 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang diikutsertakan dalam acara ini. "Semua karena kemampuan anggaran yang memang sangat terbatas. Untuk itu, bersyukur kami pada hari ini dapat memfasilitasi sebanyak 20 peserta," ucapnya dihadapan para peserta.


Sementara itu, Ade Fitri, yang merupakan salah seorang peserta Perwakilan Kota Binjai yang ikut dalam pelatihan peningkatan Kemampuan SDM untuk pengolahan Industri Agro ini, merasa bersyukur dapat ambil bagian dan menjadi peserta dalam kegiatan ini.


"Alhamdulillah..saya salah seorang yang mewakili Disperindag Kota BInjai, merasa beruntung ikut serta dalam kegiatan ini. Semoga ilmu maupun materi yang akan diberikan oleh narasumber kepada kami, dapat bermanfaat dan bisa menambah kontribusi terhadap perekonomian nasional, khususnya Kota BInjai," harap Ade Fitri.


Diakhir acara, Hj Nuraidah MM membuka langsung kegiatan tersebut, serta dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan ditutup dengan Do'a bersama. (Put)