Iklan

Sabtu, 24 Juli 2021, 21.23.00 WIB
Last Updated 2021-07-24T14:23:07Z
Berita Hari Ini

Demokrat: Wamendes Budi Arie Fokus Saja Ke Pandemi, Jangan Sibuk Fitnah Kami

Berita Viral


Jakarta - Metrolangkat-binjai.com


Partai Demokrat mengecam keras sikap Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, yang mengunggah poster hoax dan memfitnah Partai Demokrat serta adik adik mahasiswa di laman facebook pribadinya.


Tuduhan keji dan tidak berdasar dari seorang Wakil Menteri pemerintahan Joko Widodo kepada Partai Demokrat tersebut, tentunya kembali membuat Partai Demokrat mempertanyakan kesungguhan Wamendes dalam membantu Presiden menangani Pandemi Covid-19.


Menurut Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, disaat situasi negara sedang genting dan darurat Covid-19 dengan semakin banyaknya nyawa anak Bangsa bergelimpangan karena kehabisan oksigen, kehabisan obat, kehabisan kamar perawatan di Rumah Sakit maupun tidak mendapatkan penanganan layak selama isolasi mandiri, malah seorang Wakil Menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo, sibuk menebar fitnah kepada Partai Demokrat.


"Seharusnya sebagai salahsatu pejabat penting di kabinet, Budi Arie Setiadi bisa memfokuskan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu memastikan penanganan Covid-19 di Desa, Daerah Tertinggal, dan daerah Transmigrasi agar bisa berjalan dengan lebih baik," ucap Herzaky Mahendra Putra dengan nada kesal, Sabtu (24/7).


Sebagai Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky juga menegaskan, lebih baik tenaga, pikiran, dan waktu Wamendes Budi Arie Setiadi, digunakan untuk menyelesaikan masalah pencairan Dana Desa yang masih sangat rendah. 


"Padahal, setiap daerah di pelosok Indonesia, termasuk Desa, sangat membutuhkan dukungan dana dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Janganlah kemudian, banyak rakyat kita di desa, yang meninggal karena tidak diketahui menderita Covid-19 maupun tidak mendapatkan perawatan dan bantuan layak dari Pemerintah ketika positif Covid-19, karena salah satu Wakil Menteri-nya sibuk menyebar fitnah kepada kami," ungkap Herzaky.


Diketahui, dalam poster yang diunggahnya, Wamendes Budi Arie Setiadi berusaha memfitnah Partai Demokrat dengan tulisan DE-MO-K-RA-T. Dengan menyebutkan “Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya”, ditambah tagar BongkarBiangRusuh, dan meletakkan kata Demokrat di bawahnya.


"Dalam poster/meme tersebut, sangat tegas dan jelas, Budi Arie Setiadi telah berusaha memfitnah Partai Demokrat sebagai biang rusuh dan menggunakan tangan adik adik mahasiswa untuk kepentingan syahwat berkuasa," tegas Herzaky Mahendra Putra.


Lebih lanjut dikatakan Herzaky Mahendra, Partai Demokrat pun akhirnya mempertanyakan mengapa kemudian di tengah semakin memburuknya situasi Indonesia karena pandemi Covid-19, fitnah dan hoax berupa tuduhan tak berdasar kepada Partai Demokrat semakin banyak dilancarkan oleh pendukung Pemerintah, termasuk para pendengung.


"Bahkan kali ini oleh seorang Wamendes. Mengapa kegagapan Pemerintah menangani pandemi, kemudian mau dialihkan dengan terus-terusan memfitnah Partai Demokrat?! Kalau pola pikir seperti ini yang mendarah daging di para pendukung Pemerintah, pantas saja jika nyawa rakyat tidak menjadi prioritas, karena Pemerintah bisa hilang fokus, dan terkesan sibuk mengalihkan persoalan dan mencari kambing hitam," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat.


Herzaky juga menambahkan, Partai Demokrat saat ini sedang fokus membantu rakyat yang sedang kesulitan karena pandemi Covid-19 dan belum terjangkau bantuan Pemerintah. 

"Bagaimana agar yang positif Covid-19 bisa dibantu penyediaan oksigen, obat-obatan, maupun pengantaran ke rumah sakit menggunakan ambulan yang dimiliki oleh kader Partai Demokrat," tutur Herzaky.


Bahkan Partai Demokrat juga berusaha agar yang menjalani isolasi mandiri bisa mendapatkan bantuan obat dan kebutuhan harian secukupnya. 


"Sangat disayangkan di tengah keseriusan kader-kader kami di seluruh Indonesia membantu rakyat, malah hoax dan fitnah yang kemudian ditebar oleh Pemerintah dan pendukungnya," ucapnya.


Dipercaya sebagai Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky juga menegaskan bahwa tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia. 


"Seperti yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Inilah semangat yang dipegang teguh oleh kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia. 


Seharusnya, seluruh elemen Pemerintah bisa memiliki semangat yang sama, dan berfokus mencegah melonjaknya korban meninggal karena Covid-19, daripada sibuk menebar hoax dan fitnah. Rakyat butuh aksi nyata, bukan pencitraan tak berguna apalagi janji-janji belaka," kata Herzaky Mahendra Putra. (Kus)