Iklan

Jumat, 02 Juli 2021, 18.02.00 WIB
Last Updated 2021-07-02T11:02:35Z
Berita Terkini

Pembangunan PT PP Sengsarakan Masyarakat

Berita Viral

 

Debu yang ditinggalkan dampak pembangunan PT PP

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Pembangunan PT Primadaya Plastisindo, yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, dinilai tidak menghiraukan kesehatan dan keselamatan masyarakat.


Sebab, pembangunan yang masih dalam tahap penimbunan tanah yang diangkut dengan Truk berukuran besar untuk dibawa ke lokasi pembangunan, menyisakan sisa sisa tanah yang berserakan di Jalan Raya.


Hal itu tentu membahayakan bagi para pengguna jalan. Selain menimbulkan Polusi Udara disaat musim panas karena banyaknya debu yang beterbangan, disaat hujan juga sangat membahayakan bagi pengguna jalan, karena jalan menjadi licin  dikarenakan banyaknya sisa tanah yang dibawa Truk berukuran besar dan tertinggal di jalan raya.



Pantauan awak media dilokasi, Jumat (2/7) terlihat banyak debu yang beterbangan di sekitar lokasi Pembangunan tersebut. Bahkan, tanah yang dibawa truk berukuran besar yang berasal dari daerah Langkat menuju lokasi Pembangunan, tampak berceceran dilokasi jalan raya sepanjang kurang lebih 1 Km.


Hal itu tentunya membahayakan bagi kesehatan warga sekitar dan juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Untuk itu, warga berharap agar Pihak Perusahaan PT Primadaya Plastisindo memikirkan kesehatan dan keselatan masyarakat. 


"Ya bang, debunya beterbangan saat musim panas. Kasian masyarakat sekitar. Apalagi kalau habis hujan, jalan jadi becek dan licin. Jangan sempat didemo baru dipikirkan oleh pihak Perusahaan," ungkap warga sekitar yang mengaku bernama Adi.


Warga juga meminta kepada Lurah setempat atau Camat Binjai Utara, agar menindaktegas hal tersebut. "Kepada Instansi terkait, mohon ditinjau kembali perijinnya. Sebab kami sebagai masyarakat merasa kesehatan kami terganggu karena Polusi udara," ungkap warga sekitar lainnya.


Menyikapi hal itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada salah seorang Karyawan PT Primadaya Plastisindo yang disebut sebut sebagai Human Resources Development yang bernama Yogi.


Namun, saat dikonfirmasi terkait banyaknya warga sekitar maupun yang warga yang melintas yang protes karena disinyalir tidak mengindahkan kesehatan dan keselamatan warga, Yogi mengaku bukan dirinya yang mengurusi pembangunan itu dan seolah buang badan.


"Mohon maaf pak.

Untuk pembangunan sendiri bukan saya koordinator atau pun yang mengurusinya pak.

Sehingga saya tidak mengetahui sama sekali soal prosesnya pak," tulis Yogi, Jumat (2/7) Sore, saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, terkait banyaknya tanah yang berceceran di badan jalan raya.


Pun begitu, lanjut Yogi, untuk soal Polusi dan berdebu ia berjanji akan menyampaikannya kepada kordinatornya.


"Tapi untuk soal polusi dan berdebu sendiri, saya akan sampaikan ke koordinator ataupun yang mengurusinya pak," ucap Yogi diakhir pembicaraannyan. (Kus)