Iklan

Rabu, 14 Juli 2021, 21.55.00 WIB
Last Updated 2021-07-14T14:55:43Z
Berita Terkini

Soal Otak Pelaku Pembakar Rumah Wartawan Dibinjai,,Keterangan Kasat Reskrim Beda Dengan Kasubag Humas Polres

Berita Viral
Kediaman Sabar orang tua Sopian yang diduga dibakar orang suruhan bandar Togel di Binjai


 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ada yang unik dalam penyelidikan kasus terhadap kekerasan Wartawan di Kota Binjai yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurut keterangan dari Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, berbeda dengan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rezki Pratama


Dalam hal ini, Kasubag Humas mengatakan kalau Rasel sebagai otak pelaku dalam kejadian tersebut. Sementara itu Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rezki Pratama, mengatakan tidak ada otak pelaku dalam kejadian itu.


"Dari keterangan para saksi belum ada otak pelakunya, kita harus mengejar pelaku lainnya biar jelas semuanya. Kalau sekedar praduga saja, beratlah," kata Kastreskrim Polres Binjai, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (13/7) kemarin.


Ketika ditanya soal pria berinisial S yang diduga sebagai otak pelaku, Yayang mengungkapkan bahwa para tersangka belum ada mengarah yang menyuruh.


"Belum ada mengarah mereka (tersangka yang sudah diamankan-red) disuruh. Sudah kami perrtanyakan, makanya dipersidangan nantilah berargumen. Mereka melakukan aksinya hanya spontanitas, " terang Yayang.


Terpisah, Syahzara Sopian dan M Sabarsah selaku korban manyatakan rasa kekecewaannya terhadap kinerja Polres Binjai dalam pengungkapan kasus kekerasan wartawan di Kota Binjai. 


Sebab menurut mereka, sampai saat ini Polisi belum menangkap otak pelaku dalam kasus tersebut.


Korban menilai Polisi belum maksimal dalam mengungkap kasus kejahatan yang menimpa keluarga wartawan di Kota Binjai. 


"Saya sangat sesalkan dengan adanya Pers Release dari Kasubag Humas Polres Binjai kepada kawan kawan wartawan yang mengatakan tersangka Rasel sebagai otak pelaku dalam kasus yang menimpa saya dan keluarga saya. sedangkan kasat Reskrim mengatakan kalau belum ada otak pelakunya, dan perbuatan pelaku hanya sepontanitas, " Ucap Sopian, Rabu (14/7).


Sopian juga mengungkapkan, dirinya tidak mempercayai Rasel sebagai otak pelaku dan melakukan kejahatnnya itu secara spontan. Ia juga menduga otak pelaku pasti ada.


"Apa keterkaitan para tersangka dengan pemberitaan yang saya tulis di media saya. Sudah jelas saya memberitakan maraknya togel dan narkoba yang dikelola pria berinisial S. 


Jadi kalau mereka tidak terima dengan berita saya, berarti mereka adalah bagian dari pria berinisial S, yaitu bandar togel dan narkoba yang saya maksud, " ungkap Sopian yang juga mengaku sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai. 


Selain mengungkapkan kekesalannya terhadap penyelidikan yang dilakukan Polisi, Sopian kembali menjelaskan kalau dirinya sempat ditemui oleh seseorang yang mengaku utusan dari istri S. Orang utusannya itu mencoba melakukan negoisasi perdamaian atas laporan percobaan pembunuhan dan pembakaran rumah. 


"Kalau memang tidak ada kaitannya dengan S yang saya tuding sebagai bandar togel dan narkoba di Kota Binjai, masak iya ada utusan yang mengaku dari istrinya datang memohon perdamaian terhadap laporan saya dan laporan orangtua saya," ujar Sopyan sembari meminta Polres Binjai untuk serius mengungkap kasus kekerasan terhadap pekerja Pers yang terjadi di Kota Binjai. (Kus.)