Iklan

Rabu, 04 Agustus 2021, 13.28.00 WIB
Last Updated 2021-08-04T06:28:35Z
Berita Hari Ini

Diduga PPDB Baru 2021-2022 Menyusup " Siswa Siluman'

Berita Viral


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah jenjang Pendidikan Menengah pada Pendidikan formal di Indonesia, Tahun Pelajaran 2021/2022, sudah selesai.


Walau proses PPDB telah usai, namun dugaan adanya "Siswa Siluman" atau yang masuk melalui jalur ilegal atau tidak melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru secara online yang ditetapkan Pemprov Sumut, kini tengah menjadi pembicaraan masyarakat.


Adalah, Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai, yang beralamat di Jalan Pekan Baru, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, yang disinyalir menerima Siswa Siluman.



Berbagai dugaan pun akhirnya muncul dari masyarakat, mulai dari adanya kecurangan Panitia PPDB MAN Binjai, oknum Kepala Sekolah yang bermain, hingga ketidaksiapan Kementerian Agama Sumut, yang semestinya mempunyai tanggung jawab dan peran yang sangat penting dalam koridor penerima Siswa Baru.


Dari data yang diterima awak media, MAN Binjai dalam PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022, sebanyak 525 orang Calon Siswa mendaftar di Sekolah tersebut, dengan nomor pendaftaran terakhir 0541.


Walau nomor pendaftaran terakhir adalah 0541, namun berdasarkan data yang dinyatakan lulus PPDB di Sekolah MAN Binjai, TP 2021/2022, ada 7 Calon Siswa yang tercatat melebihi dari jumlah nomor pendaftaran yang ada, yaitu nomor pendaftaran terakhir 0541.


"Dari yang kita lihat, ada 7 nama Calon Siswa yang nomor pendaftaran diatas 0541," ungkap sang Sumber yang namanya tidak mau disebutkan.



Adapun nomor pendaftaran yang dimaksud yaitu, 0544, 0548, 0542, 0545, 0543, 0546 dan 0547. 


Dari ke-tujuh nomor pendaftaran yang dimaksud, juga tertulis nama nama Calon Siswa MAN Binjai yang dimaksud.


Menyikapi hal itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi via sambungan WhatsApp kepada Kepala Sekolah MAN Binjai, Evi Zulinda Br Purba S.Pdi. Sayangnya, walau sudah memcoba melakukan konfirmasi, namun pesan singkat melalui WhatsApp tersebut hanya dibaca dan tidak dijawabnya. Bahkan saat ditelpon, Kepsek MAN Binjai tersebut tidak mau menjawabnya.


Hal itu tentunya memperkuat adanya dugaan Siswa Siluman di Sekolah jenjang pendidikan menengah pada pendidikan formal di Indonesia ini.


Pun begitu, guna mendapatkan kepastian terkait isu tersebut, awak media mencoba mendatangi Sekolah MAN Binjai. Lagi lagi Kepala Sekolah tidak berada ditempat.


"Ibu Kepsek belum datang, sementara Wakil pun belum keliatan. Kalau orang TU baru aja keluar, katanya mau melayat," ungkap Security di Sekolah tersebut yang mengaku bernama Legio Susanto, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (4/8) sekira Pukul 09.45 Wib.


Uniknya, walau mengaku sebagai Security, Legio Susanto atau akrab disapa Doyok itu, dapat menjawab dan mengetahui saat awak media mencoba konfirmasi.


"Dengan saya aja bang. Biar saya jawab. Kalau untuk penerima siswa baru di sekolah ini ada 216 Siswa yang dibagi dalam 6 Kelas. Jadi setiap Kelas berjumlah 36 Siswa," urai Doyok yang mengaku bertempat tinggal di Stabat, Kabupaten Langkat.


Disoal jumlah pendaftar di MAN Binjai TP 2021/2022, Legio Susanto juga mengatakan bahwa keseluruhannya berjumlah 525 Calon Siswa.


"Ada 525 pendaftar," ungkapnya, singkat, sembari mengatakan, saat ini Sekolah MAN Binjai, untuk proses belajar mengajar masih menggunakan sistem Daring.


Sayangnya, saat ditanya ada indikasi Siswa Siluman di Sekolah tersebut, Legio Susanto terkesan bingung dan mengatakan bahwa itu bukan Tupoksinya. "Kalau yang itu saya tidak tau, tanya aja sama Kepsek atau Operator," ucapnya, seraya menegaskan bahwa untuk PPDB di MAN Binjai TP 2021/2022, tidak ada masalah sama sekali.


Sebelumnya, guna memastikan proses PPDB di MAN Binjai dapat berjalan lancar, anggota DPRD Sumut dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hendro Susanto, pernah datang ke Sekolah tersebut, Jumat (18/6) lalu.


Di MAN Binjai, selain bersilaturahmi, legislator yang santun itu jika kedatangannya untuk melihat perkembangan Pasca Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah jenjang Pendidikan menengah pada Pendidikan formal di Indonesia yang setara dengan Sekolah Menengah Atas itu.


Sesampainya di Sekolah MAN Binjai, Hendro langsung berdiskusi terkait Proses PPDB di Sekolah tersebut dengan salah seorang tenaga Pendidik.


Sebab dengan datang ke Sekolah, lanjut Hendro, kita bisa mengetahui proses PPDB, serta kendala apa yang terjadi, hal itu dikarenakan pihaknya menginginkan kualitas Pendidikan, khususnya di Kota Binjai, menjadi lebih baik lagi.


"Kta ingin kualitas pendidikan di Binjai bisa lebih bagus. Baik yang di lakukan oleh Institusi Kemenag atau Institusi Kemendikbud. Artinya, harus memberikan dampak positif dan pembentukan karakter bagi kualitas pendidikan kita," pungkasnya.


Dalam kunjungannya tersebut Hendro juga menegaskan, jika dugaan Siswa Siluman ternyata benar, ia meminta hal tersebut segera diusut tuntas. Hal itu agar diketahui siapa para oknum yang bermain didalamnya. (Kus)