Iklan

Jumat, 13 Agustus 2021, 13.29.00 WIB
Last Updated 2021-08-13T06:29:54Z
Berita Hari Ini

Persit Yonarhanud 11/WBY Lakukan Vaksinisasi Tahap Dua

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Yonarhanud 11/WBY, melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, yang dipusatkan di Rumah Sakit (Rumkit) TK. IV 01.07.02 Binjai, Jalan Bandung, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (12/8).


Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, kali ini diberikan kepada Persit yang sudah melakukan vaksinasi tahap pertama yang sebelumnya sudah melakukan vaksinasi.


Hal itu dibenarkan oleh Komandan Arhanud 11/WBY Letkol (Arh) Rendra Febrandari Suparman. Menurutnya, setiap orang yang telah divaksin tahap pertama sudah bisa diberikan vaksin tahap kedua.


"Benar, untuk pelaksanaannya sama halnya dengan vaksinasi tahap pertama, yakni melalui tahapan Verifikasi, Registrasi, Screening, Vaksinasi dan Observasi. Sedang untuk hal yang paling penting adalah dalam setiap tahapan tersebut dengan senantiasa mengedepankan Protokol Kesehatan," ujar Letkol (Arh) Rendra Febrandari.


Menurut Perwira Menengah TNI AD ini, diberikannya vaksin Covid-19 untuk tahap kedua ini, bertujuan untuk meningkatkan imunitas dalam tubuh serta sebagai penangkal dari virus.


"Tentunya kami berharap bagi siapa saja yang sudah di vaksin, akan terbebas dari bahaya virus corona," ungkapnya.


Lebih lanjut dikatakan Letkol (Arh) Rendra Febrandari, vaksin Covid-19 memiliki 2 dosis yang disuntikkan. Dosis pertama untuk mengenalkan vaksin dan memicu respon kekebalan awal. Sedangkan dosis kedua untuk menguatkan respon imun yang telah terbentuk sebelumnya.


"Yang harus diingat bahwa sudah divaksin bukan berarti kita tidak akan tertular Covid-19. Maka dari itu, Prokes harus tetap dijalankan meski sudah vaksin," tegas Letkol (Arh) Rendra Febrandari.


Sebagai Komandan Arhanud 11/WBY, Letkol (Arh) Rendra Febrandari, mengajak kepada kita semua untuk ikut mendukung program Pemerintah dalam pemberian vaksin kepada semua warga Indonesia. "Tujuannya memutus mata rantai dan terhindar dari virus corona serta tidak menimbulkan klaater baru," demikian ucap Letkol (Arh) Rendra Febrandari. (Kus)