Iklan

Senin, 16 Agustus 2021, 22.28.00 WIB
Last Updated 2021-08-16T15:28:26Z
Kabar Asahan

Ratusan Rumah di Asahan Terdampak Banjir, Satu Sekolah Terancam Rubuh.

Berita Viral


Asahan- Metrolangkat-binjai.com


Lamanya intensitas curah hujan yang terjadi 

sejak hari Minggu malam tanggal 15 Agustus hingga pagi Senin  tanggal 16 Agustus 2021 di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Berakibat meluapnya debit air di beberapa sungai baik serta saluran air/parit karena tersumbat/tidak lancar menyebabkan genangan luapan air atau banjir serta tanah longsor terjadi.


Akibat banjir itu setidaknya  sebanyak 797 Kepala Keluarga atau sekitar.setara 1.898 jiwa terdampak genangan air dan hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan.


Penjelasan tersebut dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Asahan H.Rahmat Hidayat Siregar melalui siaran persnya Minggu Sore (16/8/2021)


Rahmat menjelaskan setidaknya ada - 1 (satu) buah tanggul penahan sungai jebol di Desa Punggulan Kec.Air Joman. Kemudian 1 titik saluran drainase rusak di Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulo Bandring


Selanjutnya 1 unit rumah warga di Desa Karya Ambalutu rusak sedang, 1 unit SD Negeri terancam rubuh karena berbatasan dengan longsoran di Desa Gotting Sidodadi Kecamatan B.P.Mandoge, lalu 2 (dua) SD Negeri terendam di Desa Perk.Sei Dadap III/IV Kec. Sei Dadap dan Desa Bangun Sari Kec. Setia Janji


Kemudian 3 (tiga) buah rumah ibadah ikut terendam di Desa Perk.Sei Dadap III/IV Kec. Sei Dadap, Desa Bangun Sari Kec. Setia Janji, Desa Terusan Tengah Kec. Tinggi Raja.


Selain itu pula beberapa akses jalan umum banyak terendam air sehingga tidak bisa dilalui arus lalu lintas dan beberapa luasan areal pertanian serta perikanan milik warga juga terendam.air.


Terkait korban Jiwa Rahmat menjelaskan tidak ada, namun warga yang sakit akibat banjir hingga saat ini terdata ada 5 lima orang di Desa Perk Sei Dadap III/IV dan Desa Tanah Rakyat


Sedangkan masyarakat yang mengungsi sedikitnya terdata 30 KK mengungsi ke rumah keluarga yang tidak terdampak banjir terang Rahmat.


Masih dijelaskan Rahmat ketinggian air yang merendam rumah warga bervariatif ada yang ketinggian sekitar 50cm-150cm diatas permukaan tanah dan sekitar 30-60cm didalam rumah.


Kondisi curah hujan yang tinggi disertai pula dengan terjadinya longsor pada ruas jalan Kabupaten di Dusun III Desa Gotting Sidodadi Kecamatan BP Mandoge dengan diameter longsor panjang + 50m, lebar + 40m dan kedalaman + 17m.


Karena kondisi tersebut pihak Pemerintah Kabupaten Asahan melalui BPBD bersama dengan perangkat Kecamatan serta perangkat Desa disetiap wilayah terjadinya banjir dan longsor telah  melakukan pengecekan secara langsung ke lapangan untuk menginventarisir yang terdampak serta kerusakan sarana prasarana yang ada terang Rahmat.



Masih menurut Rahmat, untuk sementara pihak BPBD telah mendidikan posko siaga bencana, posko kesehatan dan dapur umum dan pemberian pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban terdampak.


Selain itu telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk penanggulangan bencana.Menghimbau warga untuk tetap siaga dan berpindah dari rumah jika air terus bertambah.


Hingga kini kondisi air yang menggenangi rumah warga dibeberapa wilayah belum juga surut.


Wilayah lokasi rumah warga yang terdampak banjir antara lain

1. Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulo Bandring

2. Desa Sei Silau Tua, Desa Sei SIlau Barat, Desa Urung Pane, Desa Bangun Sari Kec. Setia Janji

3. Desa Perk. Sei Dadap III/IV, Desa Perk.Sei Dadap I/II, Desa Tanjung Alam, Desa Sei Kamah Baru. Desa Bahung Sibatu-batu Kec. Sei Dadap

4. Desa Terusan Tengah Kec. Tinggi Raja

5. Desa Karya Ambalutu Kec. Buntu Pane

6. Desa Punggulan Kec. Air Joman

7. Desa Rawang Lama, Desa Rawang Pasar IV Kec. Rawang Panca Arga

8. Desa Hessa Air Genting Kec. Air Batu

9. Desa Perk. Hessa Kec.Simpang Empat

10. Desa Gotting Sidodadi Kec. B.P.Mandoge

11. Kelurahan Siumbut-umbut Kec. Kota Kisaran Timur jelas Dayat (Pram)