Iklan

Selasa, 14 September 2021, 19.21.00 WIB
Last Updated 2021-09-14T12:21:28Z
Berita Terkini

KM Setia Abadi Terbakar Seluruh Kru Lompat Kelaut

Berita Viral

 
Km Setia Abadi yang terbakar ditengah laut

Sibolga - Metrolangkat-binjai.com


Sebanyak 35 awak Kapal KM Setia Abadi dari 39 orang yang terbakar ditengah laut (rincian 38 orang Anak Buah Kapal serta seorang Kapten Kapal) yang berhasil diselamatkan oleh MV Felicina (kapal asing dari Negara Norwegia) akhirnya tiba di Pelabuhan ASDP, Jalan KH Ahmad Dahlan, Lingkungan I Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Minggu (12/9) Siang.


Sebelum tiba di Pelabuhan ASDP Sibolga Selatan, puluhan awak Kapal KM Setia Abadi tersebut berangkat dari Pelabuhan Lama Teluk Dalam Nias Selatan, dengan menaiki KMP Wira Ono Niha.


Menurut data yang diterima redaksi, sebelum terjadi Kebakaran, Kapal KM Setia Abadi yang merupakan Kapal yang bertujuan untuk mengambil Ikan dengan menggunakan Pukat Ikan yang berasal dari daerah Cilacap/Jakarta dan berangkat pada tanggal 5 September 2021, untuk berlayar dan direncanakan sampai pada tanggal 8 September 2021.



Pada saat berlayar, berdasarkan informasi dari Kapten Kapal bahwa Mesin Kapal berjalan seperti semakin melambat. Ia pun akhirnya mengecek ke kamar mesin dan melihat terjadi percikan api.


Panik, akhirnya seluruh ABK Kapal mengambil pelampung dan peralatan seadanya untuk melompat ke laut, dikarenakan api dengan cepat menyambar dan melahap seluruh bagian Kapal KM Setia Abadi. 


Beruntung, setelah mereka melompat ke laut, melintas kapal asing bernama MV Felicina, yang berasal dari Negara Norwegia, berada sekitar 1 Mil dari lokasi terbakarnya Kapal Setia Abadi. 


Karena takut memyambar, ABK MV Felicina tidak langsung mengambil tindakan dikarenakan takut api tersebut menyambar ke Kapal milik mereka.


Berselang 3 jam kemudian, barulah ABK Kapal asing MV Felicina tersebut baru berani melakukan evakuasi atau penyelamatan terhadap seluruh ABK Kapal KM Setia Abadi, dengan menggunakan sekoci dan tali yang digunakan untuk menarik seluruh ABK KM Setia Abadi ke Kapal milik mereka.


Akhirnya, setelah 2 Hari berada di Kapal Milik Asing tersebut, seluruh ABK yang selamat dijemput oleh Forkompimda Nias Selatan.


Berdasarkan informasi dari ABK bagian mesin Kapal, sejak tanggal 4 September 2021, Kapal berjalan terus hinggal tanggal 8 September 2021, dan hanya berhenti selama 6 Jam pada tanggal 6 September 2021.


"Di Tuasan sekitaran tengah laut,  pada saat sebelum kejadian percikan api terjadi, ABK Kapal bagian mesin tersebut di perintahkan oleh Kapten Kapal untuk melakukan penggantian saringan Solar. 


Namun dikarenakan mesin yang sangat panas, lalu pada saat penggantian saringan terjadi tumpahan percikan minyak Solar tersebut dan mengenai Mesin Kapal yang masih panas sehingga membuat terjadi percikan api," ungkap salah seorang ABK KM Setia Abadi, Selasa (12/9).


Pada saat penggantian solar tersebut, lanjutnya, mesin Blower yang seharusnya dihidupkan untuk pergantian udara agar tidak panas diruangan mesin tidak dinyalakan atas arahan dari Kapten Kapal untuk mengehemat BBM. 


Akhirnya, dari percikan api tersebut menyebabkan terjadinya api yang besar dan membakar seluruh bagian Kapal KM Setia Abadi," lanjutnya.


Usai dievakuasi dan 2 hari di kapal asing, akhirnya pada hari Jumat (10/9) sekira pukul 08.05 Wib, Kapolres Nias Selatan, bersama dengan Danlanal Nias dan Kakansar Kepulauan Nias, mendatangi Kapten Kapal milik negara asing untuk mengucapkan terimakasih dan foto bersama dengan Kapten Kapal MV Felicina, Capt.Erwin P Bondoc, dan selanjutnya kembali ke kapal untuk berangkat menuju Pelabuhan Lama Teluk Dalam, Nias Selatan.


Tiba di Pelabuhan Lama Teluk Dalam, seluruh awak kapal langsung dibariskan untuk dilakukan pengecekan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, dan selanjutnya dibawa Ke Rusun Nawa Baloho Nias Selatan, untuk berisitirahat dan dilakukan isolasi mandiri.


Usai istirahat, akhirnya pada hari Minggu (12/9) sekira pukul 10.30 Wib,  awak Kapal KM Setia Abadi yang di berangkatkan dari Pelabuhan Lama Teluk Dalam, Nias Selatan, tiba  di Pelabuhan ASDP Sibolga Selatan, dengan menaiki KMP Wira Ono Niha, dan diberangkatkan menuju Jakarta dengan menggunakan Transportasi Bus ALS, Nopol BK 7523 DO.




b. Kegiatan Penjemputan KM SETIA ABADI berjalan dengan aman dan kondusif dan tidak terjadi permasalahan apapun baik dengan kapal asing MV.FELICINA Milik Negara Norwegia tersebut.


Berikut nama 35 awak kapal KM Setia Abadi yang berhasil diselamatkan :


1. Capt Sahrijal (44) warga Bekasi


2. Isnan Bahtiar (57) warga Bekasi


3. Gunawan Sahputra (38) warga Jaksel


4. Dede Suryana (39) warga Pondok Gegek


5. Teja Sumbado (41) warga Cirebon


6. Ali Sofyan (48) warga Tanggerang


7. Agus Salim (30) warga Bogor


8. Atap Sugiarta (52) warga Bogor.

9. Bagus Permadi (27) warga Brebes


10. Azwar (31) warga Tapteng


11. Dedi (50) warga Tasikmalaya


12. Hariono (33) warga Tasikmalaya


13. Yamin (26) warga Sukabumi


14. Yongki Purnomo (41) warga Jakpus


15. Yansen (25) warga Baturaja


16. Otto Tri Isak (22) warga Bogor


17. Putra Yadi (22) warga  Indragiri hulu


18. Alamsyah (30) warga Indragiri hulu


19. Rasidin (23) warga  Indragiri hulu


20. Mariono (53) warga Solo


21. Deni Syaputra (26) warga  Batubara


22. DTM Sulaiman (45) warga Tanjung Balai


23. M Ali (50) warga Tanjung Balai


24. Roni Gultom (23) warga Tarutung


25. Subandi (40) warga Aceh Timur


26. Eko Santoso (20) warga Brebes


27. Marhan (35) warga Jakut


28. Judi (26) warga Tangerang


29. Suharyanto (54) warga Jakut


30. Ilyas (41) warga Jaktim


31. Sangkot Sirait (40) warga Simalungun


32. Candra Siahan (30) warga Tanjung Balai


33. Musliadi Hasibuan (42) warga Madina


34. Malin Haranap (39) warga Jakut


35. Hendra (35) warga Jakut.


Sedangkan Awak Kapal KM Setia Abadi yang belum ditemukan berjumlah 4 orang, diantaranya : 


1. Taufik (22)


2. Fifiq Alias Alok (35)


3. Rahmat (70)


4. Gunawan (23). (Rel/kus)