Iklan

Kamis, 23 September 2021, 18.38.00 WIB
Last Updated 2021-09-23T12:40:26Z
Berita Hari Ini

PN Binjai Sidangkan Perkara Percobaan Pembunuhan Wartawan

Berita Viral

 


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Pengadilan Negeri (PN) Kota Binjai, menggelar Sidang kedua terdakwa dalam perkara percobaan pembunuhan terhadap wartawan, serta pembakaran rumah wartawan. Sidang ini digelar secara Daring pada Kamis (23/9) Siang, dimulai sekira Pukul 14.40 Wib. 


Persidangan yang diketuai Mejelis Hakim Yusmaidi, beragendakan keterangan saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Hukum (JPU) Beny A Surbakti SH. Adapun saksi yang memberikan keterangan saksi yakni, Syahzara Sopian (korban percobaan pembunuhan) M Sabarsyah (korban pembakaran rumah), dan Syahzara Solihin (saksi dalam perkara).


Sementara itu, Syahzara Sopian dalam kesaksiannya menerangkan kronologis percobaan pembunuhan yang dilakukan terdakwa Rasil (38), MS alias Takur (36), Yanto (26), dan Iqbal (24). Dirinya menjelaskan kepada Majelis Hakim bahwasannya korban tidak ada hubungan dekat dengan terdakwa.



Namun aksi percobaan pembunuhan yang dialaminya, dilatarbelakangi soal adanya pemberitaan yang dimuat Sopian di media Surat Kabar tempatnya bekerja, tentang maraknya perjudian dan narkoba di Kota Binjai.


Dari keterangan Sopian, ke-empat terdakwa mengakui perbuatannya. Dan ketika Majelis Hakim mengatakan, apakah terdakwa ada keberatan dari keterangan saksi sekaligus korban, mereka tidak ada keberatan dan membenarkan semua keterangan dari saksi. 


Usai menggelar sidang percobaan pembunuhan, PN Binjai kembali menggelar sidang atas perkara pembakaran rumah M Sabarsyah, dengan terdakwa Rasil (38) dan Sup alias Upil (50). Sama seperti persidangan sebelumnya, kedua terdakwa mengakui perbuatannya dan membenarkan keterangan dari saksi saksi.


Namun ada hal yang menarik dalam persidangan ini, dimana kuasa hukum dari terdakwa mengundurkan diri sebagai Kuasa Hukum terdakwa. “Para terdakwa, apa kalian mengetahui kalau pengacara kalian mengundurkan diri dan tidak lagi menjadi pengacara kalian,” kata Majelis Hakim Yusmaidi, didalam persidangan. 


Para terdakwa mengatakan bahwasannya mereka belum mengetahui atas mundurnya kuasa hukum mereka. “Kami tidak tahu yang mulia,” jawab keenam terdakwa. 


Sementara itu, Arif Simatupang SH, selaku kuasa hukum dari terlapor, mengatakan kalau sejauh ini kliennya (Syahzara Sopian) dalam keadaan sehat dan sudah menghadiri persidangan dalam agenda mendengarkan keterangan dari para saksi-saksi.


"Sidang berjalan dengan lancar dan klien kita sudah memberikan kesaksiannya yang sudah diakui oleh terdakawa,” Kata Arif, usai menjalani persidangan. (Kus)