Iklan

Rabu, 01 September 2021, 15.31.00 WIB
Last Updated 2021-09-01T08:31:57Z
Metro Binjai

Saat Pelaku Usaha Kuliner Audensi Ke DPRD, Pengusaha : Gaya Kali Anggota DPR Itu..

Berita Viral

 
Anggota DPRD Kota Binjai yang dinilai
 Kurang beretika saat menyambut audensi para pelaku usaha kuliner


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai menerima audensi dari Paguyuban Pengusaha Kota Binjai, Rabu (1/9) di ruangan komisi C DPRD Binjai, Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara. 


Namun dalam audensi yang beragendakan keluhan dari pengusaha kuliner atas pajak 10 Persen yang saat ini diterapkan oleh Pemko Binjai dan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST, salah seorang anggota Dewan yang ikut hadir, dinilai tidak sopan. 


Sebab, selama berlangsungnya audensi yang umumnya dihadiri oleh pengusaha kuliner yang menginjak usia tua tersebut, anggota DPRD yang dimaksud tampak terus mengotak atik Telepon Selular miliknya sembari meletakkan sebelah kakinya ke kaki satunya.


"Gaya kali, seperti gak dihargai kami. Mentang mentang anggota dewan. Kayaknya asik sendiri. Seperti main game," celetuk salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut dan hadir dalam audensi tersebut.


Adalah, Yudi Pranata, legislator dari Partai Gerindra yang dimaksud oleh sang sumber. Ia juga merupakan Ketua Fraksi Partai berlambang Kepala Burung Garuda itu. 


"Kesini kan ingin menyampaikan keluhan kepada wakil rakyat. Masak dia (Yudi Pranata-red) gayanya seperti itu," ketus sang sumber lagi. 


Pantauan awak media saat berlangsungnya audensi, dirinya duduk tepat disudut pinggir meja pertemuan yang berbentuk persegi empat itu, bersebelahan dengan anggota DPRD Binjai lainnya. 

 

Diketahui, dalam audensi tersebut, para pengusaha kuliner yang hadir diantaranya pemilik Pondok Punokawan, Cafe Orign, Kolam Garden, Veteran Cafe, Sawah Lukis, Warung Bambu Iam, Reflika Yard, serta beberapa pelaku usaha kuliner lainnya. 


Ada 3 Poin yang disampaikan oleh perwakilan Pelaku usaha yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Kuliner Kota Binjai itu terkait keberatan mereka atas penerapan restribusi Pajak.


"Kami minta ada keringanan restribusi Pajak yang 10 Persen menjadi 5 Persen jika bisa dilakukan. Bagaimana cara kami meminta restribusi kepada konsumen agar tidak keberatan karena sosialisasi dan sistem pengutipannya belum benar benar kami pahami. Kami harap Bapak Dewan memberikan kesimpulan yang dapat membuat kami para pelaku usaha ini tidak menjadi terbebani, apalagi dimasa Pandemi ini," ungkap salah seorang pelaku usaha yang hadir dalam audensi tersebut. 


Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kota Binjai H Noor Sri Syahalam Putra ST, menampung masukan itu dan berjanji akan menyampaikannya kepada Walikota Binjai. 


"Akan kami perjuangkan,  kami akan meminta kepada Walikota Binjai, agar menurunkan Pajak Konsumen menjadi 5 Persen di masa Pandemi Covid seperti saat ini. Namun jika sudah normal, silahkan kembali ke retribusi Pajak yang normal, yaitu 10 Persen. Karena kita ketahui, Pajak itu juga sangat berguna untuk pembangunan Kota kita ini," ungkap H Kires, sapaan akrab H Noor Sri Syahalam Putra ST. 


Sebagai Ketua DPRD Kota Binjai, Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini juga berjanji akan kembali peserta audensi apabila permohonan penurunan Pajak konsumen itu disetujui oleh Walikota Binjai.


Selain para Pelaku usaha kuliner Kota Binjai, dalam audensi ini juga dihadiri oleh beberapa anggota DPRD lainnya, diantaranya Joko Basuki dan Yudi Pranata dari Fraksi Gerindra, T Matsyah dari Fraksi Nasdem dan Irhamsyah Putra Pohan dari PPP. (Kus)