Iklan

Sabtu, 04 September 2021, 20.43.00 WIB
Last Updated 2021-09-04T13:43:33Z
Lintas Sumut

Sikapi PPKM, Anggota DPRD Sumut Ricky Anthony: Sudah Saatnya Pemerintah Mengahiri

Berita Viral

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony (kiri) diabadikan bersama Youtuber Yong Ganas yang mewawancarai.


Medan -  Metrolangkat-binjai.com


Hingga kini, pandemi covid-19 masih berlangsung. Sepanjang pandemi berlangsung, pemerintah pun beberapa kali mengambil kebijakan. Mulai dari PSBB hingga PPKM sudah dilakukan untuk menekan penyebaran wabah covid-19 di negeri ini.


Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony angkatan bicara. Politisi muda dari Parta NasDem itu berharap, agar pemerintah segera merubah arah kebijakan. Tujuannya, agar perekonomian bagi masyarakat kecil dapat segera pulih.


"Berdasarkan suara masyarakat, mereka semua berharap agar PPKM ini segera disudahi. Karena, dampaknya sangat berpengaruh bagi ekonomi masyarakat," kata Dewan Pertimbangan Partai NasDem Kabupaten Langkat itu, saat ditemui di kantornya, Jum'at (3/9) sore.



# Kebutuhan Hidup


Sebagai pejabat, kata Ricky, atas dasar keluhan masyarakat itulah hendaknya pemerintah menentukan kebijakan. Dampak PPKM sangat dirasakan bagi pengusaha, sektor wisata dan para pedagang kecil. Masyarakat kecil mengais rezeki hari ini untuk kebutuhan hidup esok hari. 


"Jangan samakan dengan kita (pejabat) yang gajinya cukup untuk tiap bulannya, dengan masyarakat kecil. Kita dirumahkan seminggu atau dua minggu, gaji tetap jalan dan cukup untuk kebutuhan hidup," kata wakil rakyat dari Dapil Sumut 12 itu.


# Merubah Arah Kebijakan


Masyarakat sudah cukup sabar dan sudah mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan prokes. Semua juga sudah dilakukan, mulai dari PSBB hingga PPKM. Sudah saatnya pemerintah merubah arah kebijakan. "Yakni mwrubah pembapatasan kegiatan masyarakat, cukup dengan memperketat prokes. Tapi kegiatan masyarakat harus tetap berjalan," lanjut pria ramah itu.


Bayangkan saja, Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Langkat itu menambahkan, berapa keluarga yang kehilangan nafkah saat pegawai mall, tempat wisata, dan perkantoran swasta dirumahkan. Beda dengan PNS yang tetap mendapatkan gaji dan tunjangan, meskipun mereka dirumahkan.


#Tidak Diperpanjang


Pada intinya, pemuda rendah hati itu berharap, segala bentuk pembatasan ekonomi masyarakat agar tidak diperpanjang lagi. Dirinya justru mendukung penerapan tatanan kehidupan baru (New Normal). Tentunya dengan selalu menerapkan prokes covid-19, seperti yang pernah disampaikan Presiden Jokowi.


"Mari kita dengar suara dari masyarakat kecil di bawah sana. Saya menyampaikan ini murni dari suara mereka. Baik yang ketemu langsung, menyampaikan melalui medsos, telepon, sms maupun WhatsApp. Ini bukan bersifat pribadi, ini murni keluhan masyarakat," tandas Ketua Pertimbangan Garda Pemuda NasDem KabupatenLangkat itu. (Ah/Mawar)